Minggu, 19 Januari 2020 | 15:43 WIB
10 Perusahaan di Jatim Tak Mampu Bayar THR
Jumat, 24 Juli 2015 | 15:14 WIB
-

Skalanews - Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim mencatat ada 10 perusahaan di Jatim tidak membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada buruhnya.  

Ke-10 perusahaan tersebut diantaranya PT Tanjung Mahligai Abadi (Sidoarjo), CV Dirgahayu, PT Yanaprima Hasta (Sidoarjo) CV Asri Motor (Sidoarjo), UD Cipta Gemilang Nusantara (Surabaya), UD Kali Brantas (Surabaya), PT Vitapharm (Surabaya), PT Gunung Mas Berkah (Surabaya), PT Focon Interlite  dan PT HP Metal Indonesia (Mojokerto).

Pelaksana tugas (Plt.) Kadisnakertransduk Jatim, Sukardo mengatakan alasan mereka tidak mampu bayar THR karena perekonomian sedang lesu sebagai dampak dari kenaikan UMK tahun ini.

"Jumlah buruh yang dipekerjakan capai 749 pekerja dan mereka sudah melaporkannya kepada kami ketidakmampuannya untuk membayar THR buruhnya," jelas mantan sekretaris dewan (Sekwan) DPRD Jatim saat ditemui dikantornya, Surabaya, Jumat(24/7).

mantan Kasatpol PP Jatim ini menambahkan jumlah perusahaan yang diadukan ke Disnakertransduk Jatim sebanyak 55 perusahaan. Namun, dari jumlah itu ada 43 perusahaan agar mau membayarkan THR kepada karyawannya.

“Kalau datanya masih tetap, yaitu ada 55 perusahaan dengan jumlah pekerja sebanyak 6.871 orang. Tapi sebanyak 43 di antaranya sudah membayarkannya.Dua perusahaan lainnya dengan jumlah 12 pekerja tak bisa diklarifikasi karena lokasi perusahaan tidak ditemukan,” pungkasnya. (Wahyu/bus)