Minggu, 8 Desember 2019 | 07:44 WIB
Sabotase merupakan salah satu dari beberapa faktor penyebab tejadinya kebakaran tersebut.
Kebakaran Kilang Minyak Cilacap Diduga Sabotase
Rabu, 6 April 2011 | 16:24 WIB
-
Jakarta - Pengamat perminyakan Qurtubi, tidak menampik kemungkinan adanya sabotase dalam peristiwa terbakarnya tiga dari empat kilang minyak milik Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah, yang sampai Rabu (6/4) hari ini, belum bisa dipadamkan.

Menurut Qurtubi, sabotase ini sengaja dilakukan oleh pihak yang tak bertanggungjawab dengan motif untuk mengurangi kemampuan pertamina dalam menyuplai pasokan minyak ke masyarakat.

"Bisa jadi ada sabotase dalam insiden kebakaran tersebut. Dimana, ada pihak-pihak yang sengaja membakar kilang minyak di Cilacap untuk mengurangi kemampuan Pertamina dalam menyuplai kebutuhan minyak masyarakat. Sehingga, menimbulkan keresahan dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah," ujarnya, Rabu (6/4).

Namun, lanjutnya, dugaan sabotase merupakan salah satu dari beberapa faktor lain penyebab tejadinya kebakaran tersebut.

Menurut dia, ada penyebab lain yang bersifat teknis diantaranya, peralatan yang digunakan di kilang minyak tersebut kondisinya sudah tak layak alias sudah tua sehingga rawan terjadi kebakaran.  

"Peralatan  sudah tua, seperti ada yang karatan, retak, dan ini dibiarkan terus. Padahal kebakaran kilang minyak ini kan sudah sering terjadi," ungkapnya.

Selain itu, dia juga menduga ada Standart of Procedure (SoP) yang dilanggar oleh petugas, yang mengakibatkan terjadinya kebakaran tersebut. Ia juga menilai ada kemungkinan terjadi keteledoran dari pihak karyawan sendiri (human error).

Sekadar diketahui, kebakaran di Kompleks I Pertamina Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, terjadi sejak Sabtu (2/4) lalu sekitar pukul 5.40 WIB dan diawali dengan ledakan terlebih dahulu. Hingga Rabu (6/4), dikabarkan api masih belum bisa dipadamkan seluruhnya.

Beberapa perusahaan asing dikabarkan ikut membantu     Pertamina untuk menjinakan si Jago Merah. “Banyak tawaran bantuan dari Chevron dan dari banyak perusahaan minyak sama-sama kita berusaha melokalisir tangki T-104,” kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar. (zhank's)