Kamis, 25 April 2019 | 01:37 WIB
Tanggung jawab atas setoran uang keamanan dari PT Freeport itu ada di pundak para perwira tinggi Kepolisian Indonesia di Jakarta.
'Jangan Alihkan Isu Keamanan Papua'
Senin, 31 Oktober 2011 | 13:19 WIB
Anggota Komisi II DPR Bambang Soesatyo -
Skalanews - Faktor keamanan adalah yang menjadi prioritas di Papua saat ini. Sehingga, anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo mengharapkan jangan ada pengalihan isu terkait bantuan uang PT Freeport Indonesia ke Kepolisian Indonesia.

"Saya setuju bahwa uang keamanan yang disetorkan PT Freeport untuk polisi nasional harus dipersoalkan dan dipertanyakan, namun prioritas utama adalah pemulihan keamanan demi terwujudnya suasana kondusif," katanya di Jakarta, Minggu (30/10).

Selain itu, ia juga meminta, agar pihak-pihak tertentu tidak menghancurkan moral polisi di lapangan dengan pengalihan isu tentang setoran uang keamanan dari PT Freeport Indonesia.

Komisi III DPR, ditegaskan dia, akan meminta penjelasan dan pertanggungjawaban dari Kapolri mengenai uang keamanan dari PT Freeport itu.

Dukungan moral semua pihak kepada prajurit Polri maupun prajurit TNI, ungkap Bambang, sangat dibutuhkan agar mereka bisa memukul mundur kelompok-kelompok bersenjata yang mengganggu keamanan dan ketertiban umum di Papua.

Tanggung jawab atas setoran uang keamanan dari PT Freeport itu ada di pundak para perwira tinggi Kepolisian Indonesia di Jakarta. Dana itu sebanyak 14 juta dolar Amerika Serikat perkuartal.

Setoran uang keamanan dari PT Freeport itu, tambahnya memang terasa janggal, namun kasus ini jangan sampai membuat semua pihak lupa untuk bersimpati kepada keluarga dan rekan-rekan almarhum mantan Kapolsek Mulya Ajun Komisaris Dominggus Awes.

"Ketegaran para prajurit akan rontok jika isu uang keamanan dari PT Freeport dijadikan persoalan utama saat ini. Mereka merasa dipersalahkan," pungkas Bambang Soesatyo. [mad]