Rabu, 26 Februari 2020 | 21:19 WIB
Tahun Ini Jumlah PMKS di DKI Turun 35 Persen
Sabtu, 25 Juli 2015 | 06:52 WIB
ilustrasi - [ist]

Skalanews -  Tahun ini jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) turun 35 persen pada bulan Ramadhan dibandingkan tahun lalu.

Jika pada 2014, sebanyak 1.231 orang yang berhasil terkena penjangkauan, sedangkan pada Ramadhan tahun 2015 hanya sebanyak 804 orang yang berhasil terkena penjangkauan oleh Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.

"Masyarakat sepertinya sudah sadar dengan tidak memberi sesuatu apapun di jalan. Para PMKS juga sudah mulai tidak nyaman dengan aktifitas mereka yang selalu diikuti oleh tim kami. Karena kami tidak hanya melakukan penjagaan. Kami juga menerima laporan dari masyarakat melalui aplikasi Qlue," tandas Chaidir, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial melalui siaran pers di Jakarta, Jumat (24/7).

Dia menambahkan masyarakat agar bisa ikut berpartisipasi dengan menginstall aplikasi Qlue di Smartphone, supaya bisa melaporkan aktivitas PMKS jalanan yang ada di sekitar mereka.

Dengan melapor, Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial DKI Jakarta dan Suku Dinas Sosial di 5 wilayah Jakarta akan menindak langsung atas laporan tersebut.

"Karena PMKS ini suka berpindah-pindah. Kalau kita kejar ke sini, dia ke sana. Makanya kita perlu laporan dari masyarakat mengenai keberadaan PMKS tersebut. Agar ruang gerak mereka sempit dan aktivitas mereka menjadi tidak nyaman," kata Chaidir.

Intensitas penjangkauan yang tinggi ini pula, katanya, tidak hanya dilakukan hanya ketika menjelang puasa, lebaran, atau momen-momen tertentu saja.

Tapi pihaknya melakukan penjangkauan setiap hari secara rutin karena sudah ada petugas yang siap dan terjadwal siang dan malam.

"Pada kali ini memang kebetulan kemarin ada momentum Ramadhan yang biasanya banyak PMKS berdatangan ke Jakarta. Sehingga banyak mengambil perhatian masyarakat, padahal kami melakukan penjangkauan setiap hari," kata Chaidir.

Bahkan, lanjutnya, selama libur lebaran kemarin sampai hari ini, pihaknya tetap melakukan penjangkauan. Tercatat sebanyak 35 orang berhasil terkena penjangkauan selama libur lebaran kali ini.

"Pada saat Idul Fitri, Sudin Sosial Jakarta Timur sudah dapat 8 orang. Hari-hari selanjutnya Sudin-sudin Sosial dan Dinas Sosial menyusul ikut pula menjangkau PMKS jalanan selama libur lebaran," ujar Chaidir.

Para PMKS itu, katanya, dibawa ke Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Bangun Daya yang ada di Cengkareng dan Cipayung. Mereka akan diberikan pembinaan keterampilan yang selanjutnya akan diberikan surat pernyataan bermaterai agar tidak kembali menjadi PMKS di Jakarta. Baru kemudian dipulangkan ke daerah asal. (bus/ant)