Selasa, 23 April 2019 | 13:10 WIB
Acara ini sebagai ajang pemasaran produk seni para kreator seni lokal.
Ancol Art Festival Targetkan Raup Dana Rp1,1 Triliun
Sabtu, 15 Oktober 2011 | 18:15 WIB
-
PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk menargetkan penjualan produk kesenian seniman lokal pada gelaran Ancol Art Festival dapat meraup dana sebesar Rp1,1 triliun.

Acara yang digelar 10 hari ke depan di Pasar seni Ancol ini diharapkan mampu menjaring lebih banyak lagi pengunjung yang datang untuk lebih mengenal kesenian dan budaya khas Yogyakarta.

"Acara ini juga sebagai ajang pemasaran produk seni para kreator seni lokal. Di sini para pengunjung yang ingin memiliki koleksi lukisan atau produk kesenian lain dapat langsung bertransaksi," ujar Direktur Utama PT. Pembangunan Jaya Ancol Budi Karya Sumadi, Jumat (14/10) malam.

Menurutnya, pada gelaran acara Ancol Art Festival di tahun sebelumnya, karya seni yang dipasarkan kreator seni lokal mampu menembus penjualan hingga Rp900 miliar. Untuk tahun ini ditargetkan karya seni yang terjual bisa mencapai Rp1,1 triliun.

Budi mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus menyelenggarakan acara tahunan ini secara rutin.

Pengelola Ancol mengharapkan mampu mendatangkan wisatawan hingga 15 juta orang baik lokal maupun asing hingga penghujung tahun 2011.

"Sejak Januari sampai dengan September sekitar 8 jutaan wisatawan berkunjung, dengan rata-rata pengunjung per hari antara 20 ribu sampai 30 ribu wisatawan," ungkap Budi.

Penyelenggaraan Ancol Art Festival ini digelar sejak 14 hingga 23 Oktober 2011. Nuansa seni dan budaya khas kota gudeg Yogyakarta didaulat Ancol sebagai tema utama. Seniman Yogja seperti Djaduk Ferianto, Butet Kertaradjasa, dan Pelukis Kartika Affandi turut meramaikan festival tahunan ini.

Acara bertema mengubah Ancol bagaikan Yogyakarta ini, selain dimeriahkan seniman-seniman khas kota Gudeg juga menyuguhkan puluhan stan kuliner khas Yogyakarta, aneka macam kuliner seperti sate klathak Mas Bari, Ratengan Bu Warno, Gudeg Manggar, Mangut lele, Bakmi Jowo, dan wedangan yang siap memanjakan lidah pengunjung. Tak lupa juga stan-stan produk karya seniman Yogyakarta. (Wahyu/buj)