Jumat, 13 Desember 2019 | 02:09 WIB
Polri mengklaim telah berhasil menyelamatkan keuangan negara dari hasil kejahatan mencapai Rp12 miliar. Sedangkan, jumlah penetapan tersangka mencapai 784 koruptor
Polri Belum Penuhi Target Penuntasan Kasus Korupsi
Kamis, 20 Oktober 2011 | 02:23 WIB
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Anton Bachrul Alam [foto-ist] -
Polri mengakui belum mampu memenuhi target penuntasan kasus korupsi yang menjadi kewajiban institusinya. Dari target 473 kasus korupsi yang dibebankan pada 2011, Polri baru mampu menyelesaikan 425 kasus koruspi yang sudah P21 (berkas dinyatakan lengkap).
 
"Targetnya secara nasional 473 kasus. Namun setelah dievaluasi kita berhasil menyelesaikan (P-21) 425 kasus. Jadi tinggal sedikit lagi, jadi berhasilnya ya, 89 persen," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Rabu (19/10)

Sementara itu, di jajaran Kepolisian Daerah (Polda) yang paling banyak dan paling cepat menuntaskan perkara dari Polda Jawa Tengah. Polda Jateng telah berhasil menyelesaikan 76 kasus mengalahkan Polda Jawa Timur yang notabene memiliki jumlah kantor kepolisian resort (Polres)

"Meskipun mempunyai 42 kantor kepolisian resort (polres), namun target penanganan kasus Polda Jawa Timur hanya bisa mencapai 50 kasus yang berhasil diselidiki," lanjut Anton.
 
Adapun target pencapaian penyidikan kasus terbaik dimenangkan Polda Jawa Barat. Anton menambahkan dari 5 kasus yang ditargetkan, Kantor Kepolisian Daerah yang berada di kota Kembang tersebut bisa menyelesaikan sebanyak 42 kasus.

Meski belum dapat mencapai target nasional dalam penyidikan kasus korupsi, Polri mengklaim telah berhasil menyelamatkan keuangan negara dari hasil kejahatan mencapai lebih dari Rp12 miliar. Sedangkan, jumlah penetapan tersangka sendiri sudah mencapai 784 orang.

"Tersangka Bupati, Wakil Bupati Sekda itu ada tujuh, kepala dinas sekitar 20 orang, PNS 88 orang, anggota DPRD 20 orang, Kades dan Sekdes 5 orang, dan pihak swasta lainnya 36 orang," pungkasnya. (Frida Astuti/bus)