Selasa, 19 November 2019 | 17:57 WIB
Ke-11 Ormas tersebut akan menggelar aksinya di depan gedung DPR, depan gedung KPK, Istana Presiden, gedung BEI dan tempat lainya.
Polda Tepis Kabar akan Ada Aksi Besar-besaran Besok
Kamis, 27 Oktober 2011 | 19:02 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar (foto-MI) -
Skalanews -  Polda Metro Jaya membantah akan ada aksi besar-besaran yang akan berlangsung esok 28 Oktober 2011 di depan Istana. Jumlah massa yang merupakan gabungan dari berbagai Organisasi Masyarakat (Ormas) itu, diakui Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar tak sebesar seperti kabar yang beredar.

"Hingga saat ini baru tercatat ada 11 kelompk saja. Itupun, aksi dengan isu yang berbeda," tandas Djafar di kantornya Mapolda Metro Jaya, Kamis (27/10).

Dilanjutkanya, ke-11 yang menuntut SBY-Boediono mundur ini akan melakukan aksinya diberbagai titik. Yakni di depan gedung DPR, depan gedung KPK, Istana Presiden, gedung BEI dan tempat lainya.

Meski demikian, pihaknya tetap akan menurunkan personilnya yang berpakaian preman untuk mencari tahu kondisi di lapangan pada esok hari.

"Kalau untuk jumlah personel yang akan diturunkan sesuai dengan kondisi saja. selain menurunkan anggota yang berseragam, pihak kita juga kan menurunkan anggota yang tidak berseragam. Hal itu dilakukan guna menciptakan keamanan bagi masyarakat," pungkasnya.

Sebelumnya beredar kabar, ribuan orang yang tergabung dari beberapa kelompok dan organisasi massa akan menggelar demo besar-besaran di Istana Negara esok. Aksi besar-besaran tersebut sebagai wujud kekecewaan masyarakat atas kepemimpinan SBY-Boediono.[Frida Astuti/Pay]