Jumat, 18 Oktober 2019 | 10:44 WIB
Semarak Idul Fitri di Ceko
Sabtu, 18 Juli 2015 | 05:16 WIB
Ilustrasi -

Skalanews - Warga Muslim Indonesia di Ceko, menyambut hari raya Idul Fitri yang jatuh pada Jumat, 17 Juli, setelah menunggu beberapa saat pengumuman ketibaan Idul Fitri.

Beberapa warga datang dari luar kota tiba di Praha sehari sebelumnya, guna mengikuti momen shalat dan merayakan Ied Fitri bersama di KBRI, demikian Konsul Bidang Pers dan Protokol KBRI Praha, Ceko Fitriyani Riduan kepada Antara di Jakarta, Jumat (17/7).

Sementara itu, Dharma Wanita Persatuan KBRI Praha menyiapkan makanan untuk dikonsumsi bagi masyarakat yang akan menghadiri perayaan Ied Fitri di Wisma Duta.

Sekitar 50 warga Indonesia dari berbagai penjuru Ceko mengikut shalat Ied yang dipimpin ulama yang juga Dosen di Universitas Raden Intan Lampung, Dr H Nadirsyah Hawari MA.

Dalam khutbahnya, Dr. H. Nadirsyah Hawari menjelaskan arti kemenangan pada Ied Fitri, sebagai jalan untuk menuju taqwa.

Taqwa sendiri sangat relevan di tengah-tengah situasi saat ini, karena negara-negara Islam menjadi sumber konflik dan masalah, bukan lagi sebagai pusat peradaban, tempat kemuliaan dan sumber keberkahan bagi semesta alam.

dikatakannya taqwa tidak saja menjadi pakaian terbaik bagi diri seseorang, tetapi juga bagi keluarga, bangsa dan negara, yang pada gilirannya menjadi landasan memberikan kemaslahatan bagi umat manusia di muka bumi.

Pada saat berdoa, beberapa warga masyarakat terlihat menangis karena haru dan sedih; ada yang pertama kali merayakan shalat Ied di luar negeri, karena jauh dari keluarga atau teringat dengan orang tua yang telah tiada.

Acara dilanjutkan dengan halal-bihalal, dan masyarakat menikmati hidangan khas Ied Fitri; lontong dan opor ayam.

Duta Besar Aulia Aman Rachman membaur dengan masyarakat, dan menyatakan Ied FitrI merupakan momentum untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi bangsa negara di masa mendatang.

Keluarga Besar KBRI Praha mengucapkan Minal Aidin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir Bathin, demikian Dubes Aulia Aman Rachman. (ant/mar)