Selasa, 22 Oktober 2019 | 08:02 WIB
BPK Terpilih Sebagai External Auditor IAEA
Minggu, 20 September 2015 | 00:43 WIB
-

Skalanews - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terpilih sebagai external auditor International Atomic Energy Agency (IAEA) pada periode 2016-2017 yang dilaksanakan, di Wina, Austria.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan IAEA kepada Indonesia dan BPK berkomitmen memberikan hasil pemeriksaan yang berkualitas tinggi," kata Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan, Bahrullah Akbar, di Jakarta, Sabtu (19/9).

Ia menjelaskan untuk penugasan tersebut, pemerintah Indonesia memperoleh audit fee yang merupakan PNBP sebesar 414.000 Euro atau setara dengan RP66,71 miliar untuk periode dua tahun.

Program ini terlaksana atas sinergi dari Kementerian Luar Negeri RI, PTRI Wina dan BPK. Diawali mulai pengajuan proposal pada tanggal 2 Pebruari 2015 oleh Wakil Ketua BPK Sapto Amal Damandari.

Dilanjutkan proses penggalangan dukungan kepada 164 wakil negara anggota IAEA oleh Ketua BPK Harry Azhar Azis pada tanggal 25 Juni 2015, serta komunikasi yang intensif antara BPK dan pihak Kemenlu.

IAEA merupakan sebuah organisasi independen yang didirikan pada tanggal 29 Juli 1957 dengan tujuan memperoleh penggunaan energi nuklir secara damai, serta menangkal penggunaannya untuk keperluan militer.

IAEA berfungsi sebagai forum antarpemerintah untuk kerja sama ilmiah dan teknis dalam penggunaan teknologi nuklir serta tenaga nuklir secara damai di seluruh dunia.

Kantor pusat IAEA terletak di Wina, Austria serta beranggotakan 164 negara. Selain Indonesia, kandidat lainnya adalah Jerman, yang merupakan salah satu kandidat terkuat. (bus/ant)