Sabtu, 20 April 2019 | 07:57 WIB
Sebanyak 131 penumpang Garuda dengan rute Hongkong-Denpasar ini akhirnya menginap Kinabalu, Sabah Malaysia dan penerbangan akan dilanjutkan besok.
Pilot Lemas, Garuda Mendarat Darurat di Kinabalu
Minggu, 14 Agustus 2011 | 23:20 WIB
Ilustrasi [foto-istw] -
Jakarta - Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 857 rute Hong Kong-Denpasar mendarat darurat di Kinabalu, Sabah, Malaysia dikarenakan kapten pilot mengeluh badannya lemas.

"Dalam perjalanan kapten pilot Ahmad Arif merasa badannya lemas. Dan kapten Arif memutuskan untuk men-divert penerbangan ke Kinabalu," ungkap Humas Garuda Pujobroto pada Minggu (14/8).

Berdasarkan jadwal pemberangkatan, diakui Pujo pesawat itu sedianya berangkat pada pukul 15.47 dari Hongkong dan direncanakan akan tiba di Denpasar pukul 20.35 waktu Denpasar. Namun, mendadak pilot mengeluh sakit dan merasa badannya lemas.

"Karena kapten pilot sakit, pesawat mendarat di Kinabalu pukul 18.56 waktu setempat. Saat ini kapten Ahmad Arif diperiksa di rumah sakit setempat," terangnya.

Dalam penerbangan itu, maskapai Garuda mengunakan jenis pesawat Boeing 737-800 tersebut membawa penumpang 131 orang. Dan dipastikan, semuanya dalam keadaan selamat namun kini seluruh penumpang terpaksa harus menginap di Kinabalu hingga  masih menunggu pilot pengganti yang datang dari Kuala Lumpur.  

"Kalau masih ada penerbangan, penumpang akan kita terbangkan malam ini juga ke Denpasar. Tetapi bila tidak memungkinkan akan terbangkan besok pagi," terangnya yakin.

Para penumpang, menurut Pujo sudah diberi penjelasan mengenai hal ini. "Dan ini tentu langkah bijak dibanding pilot terus memaksakan perjalanannya," imbuhnya.

Namun, menurut Pujo kemungkinan dilanjutkan penerbangan itu kecil mengingat penerbangan ke kota Kinabalu dari Kuala Lumpur sudah tidak ada lagi. Hingga pilot penganti baru akan tiba besok pagi pukul 7.30 dengan menumpang pesawat Malaysia Airlines.

"Jadi baru besok pagi penumpang diterbangkan ke Denpasar, setelah kapten pilot pengganti sampai di Kinabalu," imbuhnya.

Untuk itu seluruh penumpang akan menginap di jumlah hotel, antara lain Hotel Shangrila, Beverley hotel, dan Promenete hotel. Dan seluruh biayanya akan ditanggung oleh pihak Garuda Indonesia. Sementara, penerbangan ke Denpasar akan dilanjutkan besok pagi. (pay)