Senin, 23 September 2019 | 22:53 WIB
"Selama ini tontonan alternatif yang memiliki nilai edukasi dan sportifitas bagi anak sangat kurang, serta tontonan anak selalu didominasi oleh tindak kekerasan dan kegiatan yang tidak konstruktif bagi tumbuh kembang anak."
PSSI Diminta Bikin Tribun Khusus Anak
Rabu, 7 September 2011 | 21:01 WIB
-
Jakarta - PSSI diminta untuk mendesain tribun khusus anak-anak, sehingga nilai sportifitas tetap terbangun pada anak melalui tontonan yang menghibur. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam.

"Selama ini tontonan alternatif yang memiliki nilai edukasi dan sportifitas bagi anak sangat kurang, serta tontonan anak selalu didominasi oleh tindak kekerasan dan kegiatan yang tidak konstruktif bagi tumbuh kembang anak," kata Asrorun, di Jakarta, Rabu (7/9).

Karena menurut pandangan Asrorun, pertandingan sepak bola jika dikemas secara baik akan memberi nilai edukasi, sportifitas dan rekreasi bagi anak-anak.

"Saatnya Indonesia menciptakan iklim tontonan sepak bola yang ramah bagi anak, sehingga anak dapat menikmati tontonan tersebut secara langsung dan menjiwai makna sportifitas dengan penuh hiburan," tambahnya.

Asrorun mencontohkan pada Selasa (6/9) kemarin, dengan semangat nasionalisme, pertandingan sepak bola Indonesia melawan Bahrain sangat menghibur, dengan adanya kebersamaan dan kekompakan penonton, anak-anak merasa sangat aman dan dapat memetik nilai edukasi.

"Pertandingan sepak bola ini dapat dijadikan momentum keteladanan serta kedisiplinan anak, untuk melakukan kegiatan positif secara konsisten," ujarnya.

Dijelaskannya, olahraga sepak bola selain untuk kesehatan juga dapat memberikan nilai sportifitas, kerja sama, edukasi, kerja keras dan profesionalitas. Untuk itu, pesan ini sangat penting ditanamkan pada anak-anak Indonesia sejak dini. [mad]