Senin, 18 November 2019 | 06:27 WIB
"Program ini harus menjadi perhatian para menteri-menteri teknis. Jangan dulu berfikir tentang 'calon presiden', laksanakan dulu tugas mulia sebagai pelayan rakyat. Presiden SBY sudah memberikan mandat penuh kepada para menteri itu untuk bekerja, rak
Demokrat Sentil Menteri: Jangan Pikirkan Capres Sebelum Bangun Papua dan NTT
Rabu, 7 September 2011 | 23:12 WIB
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Achsanul Qosasih [foto-MI] -
Jakarta - Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012, pemerintah mendeskripsikan keseriusannya dalam membangun kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat. Terkait hal itu Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Achsanul Qosasih menilai ada beberapa titik berat yang harus dipenuhi para menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.

Beberapa hal tersebut adalah pembangunan Papua dan NTT, pelayanan umum yang murah, pengentasan masyarakat miskin perkotaan dan ketahanan pangan.

"Program ini harus menjadi perhatian para menteri-menteri teknis. Jangan dulu berfikir tentang 'calon presiden', laksanakan dulu tugas mulia sebagai pelayan rakyat. Presiden SBY sudah memberikan mandat penuh kepada para menteri itu untuk bekerja, rakyat sudah menyetujui anggarannya," kata Achsanul, di Jakarta, Rabu (7/9).

Tidak hanya sampai disitu, anggaran negara juga ikut dikritisi Qosasih. Menurut dia, para menteri harus bisa menghemat anggaran negara untuk keperluan yang penting, dan tidak digunakan untuk kepentingan partai.

"Sebaiknya anggaran kementrian itu jangan dipakai untuk beriklan dengan baliho-baliho besar karena itu tidak bermanfaat pada rakyat. Apalagi iklan dan promosi itu dipakai untuk pencitraan para menterinya. Kementerian itu bukan perusahaan. Negara ini tidak bicara profit dan lost, tapi lebih pada enpowernment, growth with equality," bebernya.

Sementara untuk teman-temannya di DPR Qosasih meminta semua fraksi terutama Fraksi Koalisi untuk mengawal program-program tersebut agar terjadi pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, inklusif dan berkeadilan.

"Semoga APBN 2012 ini dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Mari kita bersama-sama melaksanakan dan mengwalnya," tandas Qosasih. [mad]

  
  
TERPOPULER
Index +