Selasa, 20 November 2018 | 08:03 WIB
Politik
Kandidat Kuat Dirut Pertamina, Rinaldi dan Widyawan Bakal Jadi ATM Elit
Jumat, 14 November 2014 | 16:17 WIB
Ilustrasi - (Ist)

Skalanews -  Bursa pencalonan Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina kian mengerucut kepada dua nama. Mereka yakni Mantan Dirut PT Telekom Rinaldi Firmansyah dan Deputi Komersial SKK Migas Widyawan Prawiraatmaja. Keduanya menjadi kandidat terkuat pengganti Karen Agustiawan.

Menanggapi dua nama itu, Direktur Eksekutif Indostrategi, Andar Nurbowo menyebut baik Rinaldi maupun Widyawan tak akan mampu menghindari konflik kepentingan jika memimpin Pertamina.

"Maka lagi-lagi publik akan yakin bahwa Pertamina akan jadi ATM bagi kepentingan politik," cetus Andar kepada wartawan, Jumat (14/11).

Sebaiknya Pertamina, sambung Andar, dipimpin oleh figur yang profesional dan independen. Dan jika salah satu dari dua nama tersebut terpilih maka publik akan beranggapan bahwa pemerintahan Jokowi tak serius menangani industri Migas karena membiarkan Pertamina jatuh ke tangan elit politik.

"Widyawan memang pengalaman di Pertamina. Tetapi dia tampaknya berpotensi alami konflik kepentingan karena dekat dengan elit dan tokoh migas yang dekat dengan Bu Menteri BUMN (Rini Soemarno-red)," paparnya.

Kembali ditegaskan Andar, Pertamina merupakan perusahaan negara yang strategis dan menguasai hajat hidup orang banyak. Oleh karena itu, perlu adanya Dirut Pertamina baru yang berkualitas luar biasa, berkompeten, berintegrasi dan mampu memberantas mafia migas.

"Untuk itu, perlu pemimpin yang bebas dari kepentingam politik apa pun," pungkasnya. (Frida Astuti/buj)