Selasa, 19 November 2019 | 02:35 WIB
Politik
Lily Wahid dan Effendi Choirie alias Gus Choi susah dibina.
'Lily-Gus Choi Susah Dibina, Makanya Dipecat'
Selasa, 3 Mei 2011 | 20:26 WIB
Gus Choi dan Lily Wahid -
JAKARTA - Alasan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memecat dua dua anggotanya, Lily Chadijah Wahid dan Effendi Choirie (Gus Choi), karena keduanya dinilai susah untuk dibina. "Rapat pleno 28 Februari 2011 mengambil putusan hukuman yaitu menyetujui pencopotan penggugat (Lily Wahid dan Gus Choi) dari keanggotannya di PKB karena menurut pertimbangan pengurus, penggugat sudah tidak bisa dibina lagi," kata Kuasa Hukum PKB Anwar Rahman.

Hal itu dikatakan dia saat membacakan keberatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (3/5). Para penggugat, dinilai dia melawan pimpinan partai yakni tidak patuh dan tunduk kepada disiplin partai, dan tidak bertanggung jawab atas amanat yang diberikan partai. Hukuman yang dijatuhkan baik kepada Lily maupun Gus Choi, menurut Anwar karena tidak mengindahkan tiga kali surat peringatan yang dikirimkan DPP yaitu tanggal 14 Juni 2011, 26 Juli dan 23 Februari 2011.

"Bahkan mereka membuat statemen di media menyatakan peringatan dimaksud hanya gertak sambal dari tergugat dan tidak mungkin tergugat berani memecat dirinya. Dan bahkan menantang tergugat segera memecat dirinya," ujar Anwar yang juga Anggota Majelis Takhim (Mahkamah Parpol).

DPP PKB, lanjut Anwar, juga menyesalkan, karena para penggugat justru tidak mengajukan keberatan atas pencopotan dirinya sebagai partai yang merupakan hak penggugat seperti diatur dalam pasal 11 ayat 7 ART PKB yaitu berhak melakukan pembelaan diri. "Tapi sampai gugatan dibacakan di pengadilan, DPP PKB belum menerima permintaan peninjauan kembali atas putusan untuk dibawa ke forum permusyaratan tertinggi. Bahkan menurut pemberitaan, penggugat malah mengadu ke partai lain," kata Anwar.

Dalam tuntutannya, tergugat satu meminta Majelis Hakim yang diketuai Hakim Kartim itu menolak seluruh gugatan dan tuntutan penggugat karena menilai keberatan para penggugat seharusnya diselesaikan di internal partai. Karena keberatan penggugat adalah terkait keputusan partai. "Gugatan penggugat masih merupakan kewenangan internal parpol. Berdasarkan ketentuan pasal 32 UU nomer 2 tahun 2011 tentang parpol bahwa persoalan parpol diselesaikan oleh internal parpol diatur dalam AD/ART," katanya.

Sidang gugtan Lily Wahid dan Gus Choi ini akan dilanjutkan Selasa (10/5) mendatang dengan agenda pembacaan duplik dari penggugat. Dalam pemberitaan sebelumnya, kedua politikus ini menggugat Muhaimin Iskandar dan Ketua DPR atas recall menjadi anggota DPR.

Gugatan ini terdaftar di pengadilan dengan nomor surat gugatan 109/PDT.G/2011/PN.JKT.PST untuk gugatan Lili Wahid kepada DPP PKB dan 108/PDT.G/2011/PN.JKT.PST untuk gugatan Gus Choi kepada DPP PKB. Keduanya beralasan bahwa recall tersebut melanggar UU Parpol dan UU MPR, DPR, DPRD, DPD. Keduanya direcall setelah menyetujui Hak Angket Pajak. [mad]