Senin, 20 Mei 2019 | 15:36 WIB
Politik
Masalah pengadaan pesawat dan bencana merupakan hal yang berbeda.
Kritikan Andi Arief ke JK Soal Pesawat MA-60
Kamis, 19 Mei 2011 | 19:34 WIB
foto: zimbio.com -
DEPOK - Pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla tentang insiden jatuhnya pesawat Merpati MA-60 di Teluk Kaimana, Papua dibalas Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Andi Arief. "Dengan segala hormat kali ini saya mengkritik Pak JK," kata Andi Arief, usai acara diskusi Kemanusiaan dan Bencana di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI), Depok, Kamis (19/5).

Pernyataan JK, menurut dia, yang mantan Wakil Presiden 'akan didengar beda oleh masyarakat'. Seharusnya, lanjut Andi, JK bisa menahan diri dalam melontarkan pernyataan. "Masalah pengadaan pesawat dan bencana merupakan hal yang berbeda," kata Andi menerangkan.

Andi mengatakan, seharusnya semua pihak lebih dulu mendengarkan hasil analisis dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebelum

membuat pernyataan-pernyataan. "Biarkan scientific yang meneliti, jangan dibawa ke ranah politik, kalau kesimpulannya berbeda dengan KNKT apa kata masyarakat," imbuhnya.

Bahkan secara ilmiah, ia melanjutkan, bisa saja ada medan magnet atau turbulensi yang mengakibatkan pesawat Merpati MA-60 jatuh di Teluk Kaimana. Kemungkinan di atas sangat terbuka karena selama ini banyak kasus pesawat jatuh di Perairan Papua.

Andi juga mengkritik anggota dewan yang akan membentuk Pansus Merpati. "Saya heran kenapa DPR mau bentuk Pansus, hasil KNKT saja belum ada," katanya manandaskan. [mad]