Kamis, 14 November 2019 | 19:01 WIB
Politik
Disinyalir ada unsur kesengajaan guna menjelek-jelekan Partai Demokrat, SBY, dan Anas Urbaningrum.
Gerakan Pembusukan PD Di Twiter Dipantau
Senin, 30 Mei 2011 | 19:51 WIB
Ahmad Mubarok mengatakan ada gerakan pembusukan partainya -
Jakarta - Partai Demokrat (PD) mewaspadai serangan pembusukan dari pihak-pihak tertentu lewat situs mikroblogging twitter. Namun PD menilai serangan itu tidak akan ampuh. PD yakin masyarakat tidak akan terpengaruh.

"Serangan itu ya menggangu, tapi tidak khawtir, karena mereka melebih-lebihkan. Jadi ketika melebih-lebihkan informasinya tidak laku," terang anggota Dewan Pembina PD Ahmad Mubarok, Senin (30/5/2011).

Sementara ini, Mubarok mengatakan kalau dirinya sendiri tidak memiliki akun twitter. Tapi dia mendapat laporan adanya "gerakan" di media sosial tersebut. Tanpa menyebut akun tertentu dia menyebut upaya pembusukan itu, misalnya soal Presiden SBY dan juga terkait hubungan ketua umum PD Anas Urbaningrum dengan Nazaruddin.

"Jadi itu mereka bisa orang partai atau orang-orang iseng yang mencari panggung. Mereka punya kepuasan kalau melihat orang lain pusing. Mereka yang menjelek-jelekkan itu seperti psikopat yang bermain dengan biaya murah," ujarnya.

Dia menegaskan, tahu akan besarnya potensi twitter, dia juga paham revolusi di Timur Tengah salah satu penggeraknya adalah twitter. Namun PD tetap tidak akan membuat akun-akun tandingan.

"Kita tidak mau melemparkan kecurigaan-kecurigaan, kita tidak merasa heran dalam politik kan memang begitu. Sepanjang tahun akan seperti ini, kita tidak kaget, kita akan buktikan dengan perbuatan," tutur guru besar psikologi ini. (pay)