Kamis, 14 November 2019 | 06:23 WIB
Politik
"Saya memberikan apresiasi dan dia (SBY) menyampaikan ketulusan yang paling dalam. Tapi hanya SBY dan Allah SWT yang tahu."
Golkar Anggap Pernyataan SBY Tulus
Jumat, 10 Juni 2011 | 18:46 WIB
Priyo Budi Santoso -
JAKARTA - Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebutkan dirinya, istri dan anaknya tidak akan maju sebagai calon presiden merupakan sebuah pernyataan yang tulus.

"Saya memberikan apresiasi dan dia (SBY) menyampaikan ketulusan yang paling dalam. Tapi hanya SBY dan Allah SWT yang tahu," kata Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (10/6).

Apa yang disampaikan SBY, menurut dia, merupakan sebuah itikad baik dan pantas untuk ditiru oleh semua pihak. "Kita apresiasi penyataan SBY. Kita pegang apa yang disampaikan. Saya minta kepada seluruh gubernur, walikota dan bupati untuk mengikutinya," kata Wakil Ketua DPR RI itu.

Sedangkan bagi Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto memberikan apresiasi yang mendalam meskipun sudah diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 bahwa untuk jabatan presiden hanya dua kali.

"Apapun yang disampaikan, saya sangat apresiasi apa lagi sudah dijelaskan baik masalah yang menyangkut ibu negara atau istrinya sendiri maupun anaknya tidak maju. Berarti tentunya dari pihak (Partai-red) Demokrat akan mencari calon yang lebih baik. Apapun yang diucapkan, saya sangat apresiasi," bebernya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa dirinya tidak mencalonkan diri lagi pada Pemilu 2014 mendatang. SBY juga tegaskan istri dan anak-anaknya tidak akan mencalonkan diri sebagai presiden.

Hal itu disampaikan Presiden SBY saat memberi sambutan di acara Indonesian Young Leader yang diselenggarakan oleh HIPMI dan Fakultas Ekonomi UI, di Hotel Ritz-Carlton, kawasan SCBD, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (9/6).