Rabu, 26 Februari 2020 | 20:55 WIB
Politik
"Sah-sah saja, jika Pak Muchdi bergabung dengan Pak Muqowam. Saya kira, itu terjadi tidak seketika."
Yani Santai Tanggapi Muchdi-Moqowam Bersatu
Minggu, 3 Juli 2011 | 15:11 WIB
-
BANDUNG - Bersatunya dua kandidat Ketua Umum PPP Muchdi Pr dengan Akhmad Muqowam ditanggapi santai kandidat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Ahmad Yani. Ia menilai bersatunya Muchdi dan Muqowwam tidak lantas diikuti para pendukungnya di tingkat cabang.

"Sah-sah saja, jika Pak Muchdi bergabung dengan Pak Muqowam. Saya kira, itu terjadi tidak
seketika," kata Ahmad Yani di Bandung, Minggu (3/7).

Pernyataan itu ia sampaikan terkait mundurnya kandidat Ketua Umum PPP Muchdi Pr dan
bergabung dengan Akhmad Muqowam, yang sekaligus menyerahkan dukungan suaranya. Pengalihan dukungan suara, menurut dia, bisa saja diklaim masing-masing pihak. Akan tetapi hal tersebut belum tentu berbanding lurus.

"Saya kira hubungan antara Pak Muchdi dan Pak Muqowam baru sebatas pertemuan dan masih cair," ujar anggota Komisi III DPR ini.

Selain itu, Yani melanjutkan, tidak secara otomatis pengurus cabang (DPC) yang mendukung
Muchdi mengalihkan dukunganya kepada Akhmad Muqowam. "DPC-DPC itu belum tentu bisa diarahkan, karena mereka bukan barang," katanya.

Menjelang pembukaan Muktanar VII PPP di Bandung, pada 3-7 Juli 2011, ada tiga kandidat
yang meramaikan bursa calon ketua umum. Mereka adalah Ketua DPP PPP perode 2007-2012 Ahmad Yani, Ketua DPP PPP periode 2007-2012 Akhmad Muqowam, serta Ketua Umum PPP periode 2007-2012 Suryadharma Ali. Satu kandidat lainnya, Muchdi Pr, mengundurkan diri. [mad]