Selasa, 12 November 2019 | 06:08 WIB
Politik
"Partai NasDem hadir bukan untuk semata-mata ikut dalam pertarungan elektoral, bukan hanya ikut-ikutan mewarnai hiruk pikuk pemilu."
Partai NasDem Akan Lakukan Restorasi Indonesia
Selasa, 26 Juli 2011 | 21:21 WIB
-
JAKARTA - Partai Nasional Demokrat (NasDem) resmi dideklarasikan menjadi partai politik. Namun, kehadiran parpol yang didanai Surya Paloh ini tidak hanya semata-mata untuk menjadi 'kosmetik' pemilu pada 2014 mendatang. Namun lebih pada cita-cita untuk melakukan restorasi di Indonesia.

"Partai NasDem hadir bukan untuk semata-mata ikut dalam pertarungan elektoral, bukan hanya ikut-ikutan mewarnai hiruk pikuk pemilu," tegas Ketua Umum Partai NasDem Patrice Rio Capella saat menyampaikan pidato politik pada deklarasi Partai NasDem di Jakarta, Selasa (26/7).

Selain itu kehadiran NasDem, lanjut dia, juga bukan merupakan bentuk respon sesaat terhadap karut marutnya kondisi bangsa. "Partai NasDem adalah alat perjuangan baru agar demokrasi di Indonesia menemukan kesejatiannya, dan bukan sekedar praktik formal prosedural semata," katanya.

Karena itu, tak hera jika NasDem membumbungkan tekad tinggi-tinggi. Yakni mencoba menghadirkan politik yang berkarakter dan bersih, politik yang diimbangi dengan gagasaan dan ideologi. Namun ditegaskan Patrice, hadirnya NasDem bukan juga karena politik pencitraan, sehingga tidak bergantung pada popularitas tokoh.

"Partai NasDem lahir dari upaya bersama karena kami sadar bahwa kebersamaan itulah inti untuk membangun bangsa," katanya menegaskan.

Sejumlah tokoh undangan yang hadir dalam acara deklarasi yang dilanjutkan dengan rapat koordinasi nasional tersebut, antara lain mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Dewan Pertimbangan PDIP Taufik Kiemas, Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Akbar Tanjung, dan Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok. [mad]