Selasa, 19 November 2019 | 02:35 WIB
Politik
"Kami sangat keberatan dengan ultimatum itu, karena selalu dikait-kaitkan dengan Ormas Nasdem."
Diultimatum Terkait Ormas, Parpol Nasdem Berang Dengan Golkar
Jumat, 12 Agustus 2011 | 21:58 WIB
-
SIDORJO - Partai Golkar melulu mengaitkan keberadaan kadernya di organisasi masyarakat (ormas) Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Nasdem. Padahal, hal tersebut merupakan dua entitas yang berbeda.

"Kami sangat keberatan dengan ultimatum itu, karena selalu dikait-kaitkan dengan Ormas Nasdem," ungkap Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Patrice Rio Capella, di Sidoarjo, Jumat (12/8).

Kendati demikian, dirinya membatasi diri untuk tidak ikut campur urusan rumah tangga partai berlambang pohon beringin tersebut. "Ancam-mengancam itu urusan internal Golkar, tapi kalau dikaitkan dengan Nasdem, tentu kami keberatan," katanya dalam konsolidasi DPP, DPW, dan DPD Partai Nasdem se-Jatim itu.

Sebelumnya, jajaran pengurus Partai Golkar mengancam akan memecat kadernya yang masih aktif di ormas bentukan Surya Paloh dan beberapa tokoh nasional itu. Kegiatan konsolidasi yang digelar di Sidoarjo itu untuk menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Nasional Partai nasdem beberapa waktu lalu.

Untuk Partai Golkar, Patrice menyarankan, agar tidak lagi mengait-kaitkan partainya dengan Ormas Nasdem. "Pengurus Ormas Nasdem tidak secara otomatis jadi pengurus Partai Nasdem," kata mantan Wakil Sekjen DPP PAN itu.

Terkait hal itu, Ia menjamin tidak akan ada pengurus Partai Nasdem yang merangkap jabatan di Partai Golkar, sehingga tidak ada alasan bagi Partai Golkar untuk mengait-kaitkannya dengan Partai Nasdem. "Partai Nasdem itu partai politik, sedangkan Nasional Demokrat itu ormas. Secara struktur kepengurusan berbeda," kata Patrice.

Meskipun, diakui Patrice, antara Partai Nasdem dan Ormas Nasdem sama-sama menjalankan misi restorasi kebangsaan. "Gerakan Ormas Nasdem untuk mengusung restorasi di Tanah Air sudah cukup baik. Tapi, upaya Ormas Nasdem tersebut tidak akan ada artinya, karena hanya akan jadi sebuah gagasan. Restorasi kalau tidak dibawa oleh partai politik, tidak akan bisa terlaksana," tuturnya. [mad]