Selasa, 16 Juli 2019 | 22:19 WIB
Politik
Demi keadilan, anggota PBB harus segera memberikan pengakuan tanpa ditunda-tunda.
Indonesia Minta OKI Dukung Kemerdekaan Palestina
Minggu, 25 September 2011 | 07:54 WIB
Menter Luar Negeri Marty Natalegawa -
Skalanews - Sebagai salah satu anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI), Indonesia mengajak anggota lain mendukung upaya Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB. Indonesia menganggap isu Palestina menjadi prioritas bagi OKI dan masyarakat internasional untuk mendukung Palestina sebagai anggota PBB ke-194.

"Indonesia meminta negara-negara OKI untuk ikut mendukung kemerdekaan di Palestina saat menghadiri pertemuan Tingkat Menlu OKI, di New York, Amerika Serikat. Isu Palestina adalah prioritas utama OKI dan Indonesia mendukung penuh upaya Palestina menjadi negara anggota PBB," ujar Menter Luar Negeri Marty Natalegawa, Sabtu (24/9) malam.

Marty menuturkan pertemuan OKI tersebut diselenggarakan di sela-sela sesi Sidang PBB ke-66 dan dihadiri sekitar 137 Kepala Negara/Pemerintahan, termasuk dari negara-negara OKI dan Gerakan Non Blok (GNB). "Keanggotaan tersebut akan menjadi puncak perjuangan panjang rakyat Palestina menikmati hak-haknya untuk merdeka," jelas Marty dihadapan para Menlu OKI.

Ia berpendapat kemerdekaan sebuah negara saat ini berbeda dengan masa kolonialisme. Saat ini kemerdekaan perlu mendapatkan dukungan dari negara-negara lain agar Palestina diakui oleh Dewan Keamanan PBB.

"Oleh karena itu, kita harus mengumpulkan semua kekuatan untuk mendorong komunitas internasional yang belum mengakui negara Palestina. Mereka harus segera memberikan pengakuan tanpa ditunda-tunda. Demi keadilan," paparnya.

Seperti diketahui berbagai desakan rakyat internasional agar PBB menerima Palestina sebagai anggota tetap. Pengakuan sebagai anggota PBB juga menjadi momen kemerdekaan. (duh)