Selasa, 19 November 2019 | 02:38 WIB
Politik
Jadi pengurus wilayah diberi informasi lah apa sebetulnya yang terjadi. Semacam pembekalan lah bagi DPW untuk menyikapi dinamika politik nasional soal reshuffle.
Besok, PKS Adakan Pertemuan Pengurus Sikapi Reshuffle
Kamis, 13 Oktober 2011 | 18:04 WIB
Anggota Komisi III dari PKS, Nasir Jamil [foto-ist] -
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) besok akan melakukan pertemuan dengan seluruh pengurus wilayah PKS di Indonesia. Pertemuan itu dimaksudkan untuk memberikan informasi terkait dinamika politik nasional khususnya soal reshuffle, di mana PKS tersangkut di dalamnya.

"Jadi pengurus wilayah diberi informasi lah apa sebetulnya yang terjadi. Semacam pembekalan lah bagi DPW untuk menyikapi dinamika politik nasional soal reshuffle. Kalau siap, mesin semua siap. (PKS) Belum berubah lah," kata Anggota Fraksi PKS, Nasir Jamil saat berbincang dengan wartawan di gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/10).

Menurut Nasir, dalam kesepakatan terdahulu, melalui keputusan Majelis Syuro PKS, didaulat mendampingi Presiden SBY hingga 2014 mendatang. Karena itu, temabahnya, pertemuan Presiden SBY dengan Presiden PKS membawa pesan yang penting. "Kalau tidak ada pesan, mengapa ada pertemuan?" kata Nasir lagi.

Ketika disinggung, mengapa PKS yang paling alot dalam soal reshuffle ini. Nasir menanggapinya dengan menyatakan tidak ada yang rumit sebetulnya dengan PKS. Malah, PKS sebetulnya ingin membangun solidaritas, menyatukan langkah dan persepsi. "Kita kompak-kompak saja," ujarnya dengan yakin.

Kendati begitu, Nasir tidak membantah adanya keinginan sejumlah kader yang meminta PKS keluar dari koalisi tersebut. Hal itu terungkap dalam rapat DPP PKS pada Rabu (12/10) malam kemarin.

"Pasti ada pihak yang ingin seperti ini, keluar saja. Tapi tetap berpihak pada keputusan Majelis Syuro PKS," ujarnya.(kristian ginting/bus)