Senin, 9 Desember 2019 | 11:43 WIB
Politik
Saat ini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga tidak menunjukan kinerja yang memikat.
Kinerja PDIP Kurang Memikat, Kans Mega Tipis
Jumat, 28 Oktober 2011 | 21:24 WIB
-
Skalanews - Peluang Megawati untuk memenangi pemilihan presiden 2014 nanti tipis. Begitu, kata pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit, Jumat (28/10).

"Kans Megawati untuk memenangi itu tipis, kita bisa lihat track recordnya saat memimpin," katanya.  

Apalagi, menurut dia, sampai dengan saat ini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga tidak menunjukan kinerja yang memikat.

Padahal, lanjut Arbi, partai juga menjadi daya dukung bagi Megawati bila nantinya ingin bersaing dalam pemilihan presiden. "Sampai saat inipun kita melihat partai ini menunjukan kinerja yang baik," ujarnya.

Sebelumnya muncul wacana pencalonan Puan Maharani sebagai calon presiden dari PDIP pada 2014. Meski hingga saat ini belum ada pernyataan tegas dari PDIP, namun nama Puan yang merupakan putri dari Megawati, terus dimunculkan di sejumlah survei menggantikan Megawati.

Sementara itu, terkait tokoh-tokoh calon presiden sejumlah lembaga survei sudah menelorkan beberapa hasil berbeda.

Dalam, survei yang dilakukan Reform Institute nama Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie muncul sebagai yang terpopuler, diikuti oleh pendiri Partai Gerindra, Prabowo.

Sedangkan survei Sugeng Sarjadi Syndicate menempatkan Prabowo di urutan pertama dengan 28 persen responden yang memilih, diikuti oleh Mahfudz MD dengan 10,6 persen. Sementara, Puan Maharani dalam survei tersebut dipilih tiga persen suara.

Sementara dalam survei dari Reform Institute menempatkan Ketua Umum Aburizal Bakrie sebagai pilihan responden terbanyak dengan 14,5 persen yang diikuti Prabowo sebesar delapan persen. (buj)