Selasa, 12 November 2019 | 10:51 WIB
Politik
Golkar memberi beberapa catatan bagi pemerintah, yaitu penegakan hukum, keadilan, pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
Dikritik Golkar, Presiden Ucapkan Terimakasih
Sabtu, 29 Oktober 2011 | 21:42 WIB
-
Skalanews - Ucapan terima kasih disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kritikan dan masukan dari Partai Golkar kepada pemerintah selama ini.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kritik dan masukan Partai Golkar kepada pemerintah. Pemerintah akan terus melakukan perbaikan," ucap Kepala Negara dalam sambutannya ketika menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-47 Partai Golkar di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (29/10) malam.

Presiden menyampaikan kesadarannya bahwa banyak sekali kader Partai Golkar yang bekerja sama dengan pemerintah dalam segala bidang mulai dari yang menduduki kursi menteri dalam jajaran Kabinet Indonesia Bersatu II, maupun yang menjabat kepala daerah mulai dari gubernur, bupati dan walikota.

"Harapan dan ajakan saya kepada keluarga besar Partai Golkar dan rakyat Indonesia pada umumnya, kita harus yakin meski permasalahan dan tantangan yang dihadapi bangsa ini makin berat dan kompleks," ucap Presiden.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, dalam pidato politiknya berjudul 'Zamrud Katulistiwa' menyampaikan beberapa catatan yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah, yaitu penegakan hukum, keadilan, dan penciptaan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

"Partai Golkar tidak pernah berhenti mengingatkan bahwa rakyat sudah sangat merindukan pemerintahan yang semakin bersih dan berwibawa, berwibawa karena benar, berwibawa karena adil, berwibawa karena jujur dan berani, serta sungguh-sungguh membela kepentingan rakyat," tutur Aburizal.

Aburizal juga mengangkat masalah gangguan keamanan di Provinsi Papua dan meminta pemerintah harus tegas dalam menghadapi segala gerakan separatisme yang hendak memecah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menanggapi hal tersebut, Presiden Yudhoyono menyatakan semua yang disampaikan oleh Aburizal adalah demi kepentingan rakyat Indonesia.

"Mengapa saya mendukung dan menggarisbawahi, karena isu-isu yang diangkat memang isu yang penting dan benar adanya, antara lain perlunya kita menjaga keutuhan NKRI serta ketegasan kita menghadapi separatisme termasuk gerakan separatisme yang ada di Papua," tukas Presiden.

Sebagai partai politik koalisi yang mendukung pemerintah, Presiden Yudhoyono mengajak Partai Golkar untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat sekaligus memberantas korupsi serta bentuk kejahatan lainnya.

"Saya mengajak dan sungguh berharap Partai Golkar bisa tampil di barisan terdepan untuk memastikan bangsa kita ke depan ini sungguh bersatu, berpikir cerdas, dan bekerja keras," ucap Presiden. (buj)