Selasa, 21 Mei 2019 | 07:42 WIB
Barcelona Terancam Didiskualifikasi dari Copa del Rey
Jumat, 18 Januari 2019 | 17:46 WIB
Juan Brandariz - [ist]

Skalanews - Barcelona menang 3-0 atas Levante pada leg kedua babak 16 besar Copa del Rey di Camp Nou, Jumat (18/1) dini hari WIB. Hasil itu membuat Barcelona unggul 4-2 atas Levante dan berhak melaju ke babak delapan besar.

Namun, Barcelona terancam didiskuaslifikasi karena diduga memainkan pemain ilegal. Levante melaporkan pemain tersebut adalah Juan Brandariz alias Chumi.

Sebab, Chumi mendapat sanksi akumulasi kartu yang didapatkan dari laga bersama Barcelona B. Ia memperkuat skuat utama Barcelona pada leg pertama yang dimenangkan Levante 2-1.

Levante menduga Barcelona melanggar Kode Disiplin nomor 56.3 yang berbunyi: Pemain yang terkena sanksi tidak akan dapat bermain di salah satu tim atau klub sampai hari sanksi tersebut berakhir.

Levante juga mengutip Kode Disiplin dari RFEF [Federasi Sepak Bola Spanyol] yang berbunyi: Klub yang secara tidak tepat memainkan pemain karena tidak sesuai dengan persyaratan maka untuk berpartisipasi dalam pertandingan, akan kehilangan pertandingan itu.

Menyatakan lawan mereka sebagai pemenang dengan hasil tiga gol lawan nol [3-0], kecuali mereka sudah meraih skor lebih tinggi.

Jika kompetisi adalah dalam bentuk poin, dalam hal ini akan dipertahankan, atau jika itu dalam bentuk pertandingan eliminasi [seperti yang terjadi dalam kasus Copa del Rey], hasil yang dipermasalahkan akan diberikan pada lawan mereka.

Presiden Levante, Quico Catalan melihat situasi yang terjadi cukup rumit. Ia memastikan tim hukum klub kini sedang mengurus masalah tersebut. Laporan sudah disiapkan beserta dengan bukti-bukti pendukung yang dia rasa cukup kuat.

"Ini bukan situasi yang mudah, kami adalah orang olahraga yang selalu ingin menang di lapangan. Apa pun yang terjadi, Levante akan akan bermain sebelum federasi menyelesaikan kasus ini," ucap Catalan seperti dilansir Football Espana.

Sejatinya, kasus pemain ilegal bukan kali saja terjadi. Real Madrid pernah mengalami kasus memainkan pemain ilegal dan harus tersingkir dari Copa del Rey karena diskualifikasi. Saat itu, Madrid memainkan pemain ilegal yakni Denis Cheryshev di laga melawan Cadiz. [day]


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar