Sabtu, 16 November 2019 | 06:54 WIB
Hendra/Ahsan Targetkan Lolos ke Semifinal Indonesia Open 2019
Jumat, 5 Juli 2019 | 22:08 WIB
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan - [badmintonindonesia.org]

Skalanews - Ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menargetkan lolos ke semifinal Indonesia Open 2019. Pasangan unggulan keempat ini akan menghadapi Marcus Ellis/Chris Langridge asal Inggris di babak pertama.

Hendra/Ahsan sudah tiga kali bertemu dengan Ellis/Langridge dan selalu menang. Namun, Ahsan mengatakan bahwa mereka kini harus mewaspadai pasangan Inggris tersebut karena baru saja menjadi juara di European Games 2019.

"Mereka pemain bagus dan kami tidak mau lengah, apalagi mereka baru juara di Eropa dan lagi percaya diri. Siapa pun lawannya, kami harus siap dari start awal. Kalau pemain Inggris tipenya suka dilambat-lambatin, mengulur waktu, kami harus lebih sabar," kata Ahsan di Jakarta, Jumat (5/7), seperti dikutip dari Badminton Indonesia.

"Untuk target, kami mau tembus semifinal dulu. Sebenarnya mau lolos babak demi babak saja, tidak mau mikir terlalu jauh," tambah Ahsan.

"Untuk target realistis kami saat ini ya memang semifinal, mungkin kalau tiga-empat tahun lalu mungkin bisa targetnya juara. Sekarang lawan sudah bagus-bagus dan lebih muda, jadi sekarang kami fokus untuk enjoy dulu mainnya dan berikan yang terbaik di lapangan," jelas Hendra.

Hendra/Ahsan rencananya mengikuti tiga turnamen beruntun. Setelah Indonesia Open, mereka langsung terbang ke Tokyo untuk mengikuti Japan Open 2019 dan ke Bangkok untuk turnamen Thailand Open 2019.

Karena itu, mereka betul-betul menjaga kondisi tubuh agar bisa tampil prima dalam tiga turnamen tersebut. Apalagi Hendra/Ahsan tengah berlomba untuk meraih tiket ke Olimpiade Tokyo 2020.

"Turnamen memang padat, yang harus dijaga gitu fisiknya, tenaganya. Nggak tahu nanti di lapangan bagaimana, kan sudah ikut tiga turnamen juga, maunya dapat hasil maksimal. Kalau treatment khusus sih paling jaga kondisi, jaga makan," papar Ahsan.

Ahsan juga tak sabar menantikan Indonesia Open dan berlaga di hadapan publik sendiri di Istora. Atmosfer Istora menurutnya begitu berbeda dengan venue olahraga turnamen lainnya yang pernah ia ikuti. Bahkan ketika memasuki lapangan, suasananya pun sudah terasa berbeda. [day]


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar