Rabu, 19 Februari 2020 | 11:48 WIB
Marquez Siap Berdamai dengan Rossi
Rabu, 11 November 2015 | 18:54 WIB
-

Skalanews - Hari-hari berat harus dilalui Marc Marquez jelang berakhir balapan MotoGP 2015. Pembalap Repsol Honda itu dituding telah membantu rider Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo.

Tudingan itu datang dari rekan satu tim Lorenzo, Valentino Rossi, yang berujung pada insiden di Sirkuit Sepang, 25 Oktober lalu. Situasi semakin memanas setelah Rossi kembali menuduh Marquez membalap layaknya seorang pengawal Lorenzo pada MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, 8 November lalu.

"Beberapa pekan terakhir adalah momen sulit. Sejak Malaysia, saya tidak bahagia dan tak merasa senang dengan situasi ini. Ini aneh. Yang terjadi di Malaysia (yang dia maksud Australia -red) aneh, sebuah balapan yang saya menangi dan merebut lima poin dari Jorge," kata Marquez seperti dilansir Crash, Rabu (11/11).

Sebelum balapan di Valencia, Marquez mengaku sudah menyadari bakal menghadapi tudingan macam-macam jika gagal finis di depan Lorenzo. Tetapi, dia tak bisa menghindari hal itu karena Lorenzo membalap nyaris sempurna dan jadi pemenang di Valencia dan menjadi juara dunia MotoGP 2015.

"Pokoknya, setelah Malaysia, saya pikir jalan terbaiknya adalah berusaha untuk tiba di Valencia dan memenangi balapan. Jujur, sangat sulit untuk menjaga konsentrasi di sepanjang akhir pekan dan tetap fokus. Saya melakukan itu dengan baik. Saya benar-benar berkonsentrasi saat memulai balapan dan berusaha untuk menang," pembalap asal Spanyol itu menambahkan.

"Saya tahu situasinya sebelum balapan. Saya tidak bodoh. Saya pikir 'kalau kamu tidak menang, kamu akan berada dalam situasi ini'. Sayangnya saya tak bisa memenangi balapan karena Jorge tampil luar biasa. Dia yang tercepat di Valencia. Dia mencatat lap tercepat dalam balapan dengan sebuah catatan waktu yang sangat baik. Saya tak bisa berkata lebih banyak lagi," ucap juara dunia MotoGP 2013 dan 2014 itu.

Marquez pun mengungkapkan harapannya untuk berdamai dengan Rossi di masa mendatang. "Tentu saja saya sepenuhnya tidak setuju dengan Valentino. Dia banyak mengkritik saya, dia mengkritik Dani, Honda, Jorge, semua orang. Pada akhirnya, saya berharap di masa mendatang tangan saya akan siap untuk bersalaman dengannya," harap Marquez. [day]


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar