Sabtu, 23 Maret 2019 | 02:26 WIB
Juara All England, Mental Juara Hendra/Ahsan Dipuji
Senin, 11 Maret 2019 | 16:28 WIB
-

Skalanews - Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan memboyong gelar ganda putra All England 2019. Pada laga final di Birmingham Arena, Minggu (10/3), pasangan senior Indonesia itu Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor 11-21, 21-14, dan 21-12.

Prestasi ini sekaligus mengulang sukses Hendra/Ahsan di All England 2014. Hanya, kali ini kondisi mereka tidak 100 persen karena Hendra mengalami cedera betis kanan.

Selain itu, usai Hendra dan Ahsan sudah tidak mudah lagi. Hendra berusia 34 tahun, sedangkan Ahsan tiga tahun lebih muda.

"Mereka punya mental juara. Walaupun kondisinya nggak prima dan ketinggalan di game pertama, memang mental juaranya kelihatan," kata Kepala Pelatih Ganda Putra PP PBSI Herry Iman Pierngadi yang mendampingi Hendra/Ahsan di All England.

Herry memprediksi peluang Hendra/Ahsan 50-50 melawan Chia/Soh. "Sebelum tanding, ada perasaan 50-50 karena kondisi Hendra. Saya tidak tahu apakah dia bisa main atau tidak, kemarin dia bilang, jalan saja pincang. Tadi di game pertama walau kalah, tapi nggak parah sekali, di game kedua sudah mau coba, kelihatan dari mukanya Hendra, kepingin cobanya kelihatan," ucapnya.

Pelatih yang akrab disapa Herry IP itu menilai prestasi ini membuktikan Hendra/Ahsan masih patut diperhitungkan. "Artinya Hendra/Ahsan belum habis. Yang harus ditiru dari Hendra/Ahsan, mereka tidak pernah menyerah. Sebelum poin 21, masih memungkinkan memenangkan pertandingan," ucapnya.

"Lihat saja, di game pertama kan jauh kalahnya, tapi mereka bisa bangkit, bisa menang, itu memang mental juara. Tapi secara teknik, mereka memang lebih di atas, dibandingkan pemain-pemain di tim ganda putra." [day]


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar