Selasa, 21 Januari 2020 | 09:09 WIB
Herry IP: Kevin/Marcus Sudah Luar Biasa
Senin, 5 Agustus 2019 | 16:28 WIB
-

Skalanews - Tim ganda putra Indonesia belum berhasil mempersembahkan gelar juara di Thailand Open 2019. Nomor ini adalah nomor andalan Indonesia pada turnamen level elit.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi tersingkir di perempat final. Pasangan peringkat satu dunia itu kalah dari pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, dengan skor 17-21, 21-19, dan 14-21.

Kevin/Marcus tidak dapat tampil seratus persen di turnamen level super 500 ini akibat kelelahan usai merebut dua gelar bergengsi di Indonesia Open dan Japan Open 2019 secara berturut-turut.

"Mereka sudah capek, jadi fokus dan konsentrasinya menurun," kata Herry Iman Pierngadi, Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI, di Jakara, baru-baru ini.

"Selain itu, Endo/Watanabe juga bermain bagus. Kevin/Marcus sebetulnya sudah tahu pola main untuk mengalahkan lawannya kali ini, tapi memang kondisi badannya tidak mendukung. Main di dua final beruntun itu melelahkan, menurut saya mereka seperti ini sudah luar biasa," tambah pelatih yang akrab disapa Herry IP itu.

Pada pertemuan sebelumnya, Kevin/Marcus juga dikalahkan Endo/Watanabe dengan skor 18-21 dan 3-21. "Kami menyadari Kevin/Marcus staminanya menurun. Mereka tampil baik di dua kejuaran sebelumnya. Sedangkan kami belum bisa maksimal, jadi kami merasa kali ini kami harus mengambil kesempatan ini," kata Endo.

Hal senada diutarakan Herry ketika ditanya komentarnya soal penampilan pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang terhenti di babak pertama. Hendra/Ahsan dikalahkan ganda putra Malaysia, Ong Yew Sin/Ee Yi Teo, dengan skor 21-18, 16-21, 21-23.

"Memang kelihatan Hendra/Ahsan juga kelelahan, dari pengembalian bola-bolanya, mereka capek habis ke final di dua turnamen beruntun," tutur Herry.

Hendra/Ahsan menjadi runner up di Indonesia Open dan Japan Open 2019 setelah dikalahkan oleh Kevin/Marcus. [day]


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar