Senin, 26 Agustus 2019 | 08:10 WIB
Ganda Putra Optimistis Raih Gelar World Championships 2019
Selasa, 13 Agustus 2019 | 17:13 WIB
Herry Iman Pierngadi - [ist]

Skalanews - Sektor ganda putra masih menjadi andalan Indonesia untuk membawa pulang medali emas dari World Championships 2019.

Pasangan nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon diharapkan mampu menduduki podium tertinggi turnamen yang berlangsung di St. Jakobshalle Basel, Swiss pada 19-25 Agustus.

Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi mengaku optimistis dengan target itu. Meski tak menampik ia kecewa dengan hasil undian kali ini.

Berdasarkan hasil undian, tiga ganda putra Indonesia, yaitu Kevin/Marcus, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus saling berhadapan pada paruh undian atas. Sementara Berry Angriawan/Hardianto bertarung di paruh undian bawah.

"Seperti biasa ganda putra selalu ditargetkan untuk juara. Buat saya itu tantangan, tapi buat pemain jangan dijadikan beban," ucap Herry IP di Jakarta, Selasa (13/8).

"Melihat hasil draw menutup kemungkinan Indonesia buat all Indonesian final, seperti yang terjadi kemarin di Indonesia Open dan Japan Open. Karena ada tiga pasangan kumpul di undian atas. Drawnya memang sedikit kurang bagus buat kami. Tapi pemain Jepang dan Tiongkok juga sama, pemain mereka kumpul di undian bawah semua," tambahnya.

"Harapannya kami bisa merebut gelar, saya selalu optimistis karena hasil kemarin di dua kejuaraan besar kami bisa meraih gelar. Saya sebagai pelatih harus optimistis," tegas Herry IP.

Melihat kiprah di Kejuaraan Dunia sebelumnya, sejauh ini Hendra/Ahsan sudah dua kali menjadi juara dunia, yaitu pada 2013 dan 2015. Sementara Kevin/Marcus sejak 2015 berpasangan, belum bisa meraih gelar tersebut.

Untuk itu, Herry IP berharap Kevin/Marcus mampu mengontrol emosi saat bertanding di lapangan. Herry tak ingin rasa penasaran tersebut menjadi boomerang bagi Kevin/Marcus.

"Salah satunya harus kontrol emosi mereka. Emosi ingin juaranya. Karena ini merupakan kejuaraan penting yang belum mereka raih," tutur Herry IP.

"Mereka kepengen banget bisa menang, jadi mereka harus bisa mengontrol diri masing-masing. Sehingga targetnya bisa tercapai. Saat main juga jangan terlalu over confident, anggap saja seperti turnamen biasa. Karena ini kan capaian yang belum mereka raih. Takutnya mereka terlalu menggebu-gebu," tutup Herry IP. [day]


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar