Kamis, 17 Oktober 2019 | 20:13 WIB
Fadia/Ribka Juara Indonesia Masters 2019
Senin, 7 Oktober 2019 | 09:40 WIB
Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto berhasil raih juara di Indonesia Master 2019 - [pbsi]

Skalanews - Kiprah Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto di Indonesia Masters 2019 berakhir manis. Ganda putri yang baru dipasangkan kurang lebih tiga bulan ini meraih gelar perdana.

Fadia/Ribka mengalahkan seniornya yang juga unggulan keempat, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta dengan skor 23-21 dan 21-15 dalam waktu 37 menit di GOR Ken Arok, Malang, Minggu (6/10).

"Kami nggak nyangka bisa juara untuk pertama kalinya di sini. Tadi kita mainnya nothing to lose saja, dan terus berdoa agar mendapatkan hasil terbaik," tutur Ribka usai laga.

"Aku juga nggak nyangka bisa ngalahin senior di final. Kunci kemenangannya di sini karena kami sudah percaya diri, dan siap bertanding," sahut Fadia.

Yang menarik, perjalanan Fadia/Ribka selama bertanding di turnamen level BWF Tour Super 100 ini dibilang luar biasa. Bagaimana tidak, Meski merupakan pasangan baru, Fadia/Ribka mampu menciptakan berbagai kejutan.

Di babak 16 besar, Fadia/Ribka sukses memulangkan unggulan kelima asal Jepang, Natsu Saito/Naru Shinoya dengan skor 21-13 dan 21-17. Kemudian di perempat final giliran unggulan dua asal Tiongkok, Li Wen Mei/Zheng Yu yang juga dikalahkan Fadia/Ribka dengan dua game langsung 21-13 dan 21-17.

Tak sampai di situ, unggulan ketiga dari Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida juga menjadi "korban" Fadia/Ribka, setelah di semifinal kalah 20-22 dan 14-21 atas Fadia/Ribka.

"Dengan hasil ini tentu kami senang. Buah dari keberhasilan ini karena memang sebelumnya kami mempunyai persiapan matang, dan banyak melakukan latihan tambahan," ujar Fadia.

"Gelar ini saya persembahkan untuk orang tua, pelatih dan suporter Indonesia, yang selalu setia mendukung kami," tutup Fadia.

Pelaith ganda putri Chafidz Yusuf memuji performa Fadia/Ribka. "Secara keseluruhan di turnamen ini Fadia/Ribka berhasil mengatasi semua kendala-kendala yang ada, seperti angin dan shuttlecock. Selain itu mainnya pun konsisten dari awal," ujar Chafidz.

"Untuk naik level pastinya sudah cukup layak, karena mereka mempunyai kemampuan yang baik. Tetapi untuk naik ke turnamen yang levelnya lebih tinggi kan melihat peringkat  juga, kalau masuk ya kita naikkan." jelas Chafidz. (day)


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar