Rabu, 11 Desember 2019 | 02:23 WIB
Tunggal Putra Diharapkan Lebih Stabil di Hong Kong Open
Selasa, 12 November 2019 | 03:46 WIB
Hendry Saputra - [ist]

Skalanews - Pelatih tunggal putra PBSI Hendry Saputra menilai anak asuhnya masih belum bisa tampil konsisten. Pada Fuzhou China Open 2019, tiga wakil tunggal putra pelatnas belum meraih capaian maksimal.

Anthony Sinisuka Ginting takluk pada babak pertama dari Ng Ka Long Angus asal Hong Kong dengan skor 18-21 dan 9-21. Sedangkan Shesar Hiren Rhustavito dihentikan rekan sepelatnas, Jonatan Christie, dengan skor 18-21 dan 17-21, juga di babak pertama.

Di perempat final, Jonatan dikalahkan Anders Antonsen asal Denmark dengan skor 16-21 dan 11-21. "Kalau secara keseluruhan, saya lihat semuanya belum stabil," kata Hendry di Fuzhou, Senin (11/11).

"Dalam fokus penggunaan cara mainnya, dari baca perubahan lawan hingga pukulannya kurang tepat. Di sini saya lihat mereka belum matang, bukan tidak bisa main bagus, tetapi ini perlu waktu. Untuk fisik dan stamina sudah oke," paparnya.

"Ada beberapa teknik yang perlu ditingkatkan dan bagaimana menerapkan pukulan yang lebih safe lagi," lanjut Hendry.

Para pemain kini tengah mempersiapkan diri jelang turnamen Hong Kong Open 2019. Berdasarkan hasil undian, di babak pertama, Anthony akan bertemu lagi dengan Ng Ka Long. Jonatan masih menanti calon lawan yang bermain di babak kualifikasi. Sedangkan Shesar ditantang, Chen Long, unggulan kelima dari Tiongkok.

"Pokoknya harus tetap fokus dalam target dan tujuan, harus bisa lebih stabil. Mereka harus lihat lagi rekaman main lawan, pelajari kelebihan dan kekurangannya. Yang nggak kalah penting adalah jaga kondisi badan dan ototnya supaya lebih siap," komentar Hendry soal persiapan di turnamen Hong Kong Open 2019.

Hong Kong Open 2019 akan dimainkan di Hong Kong Coliseum pada 12-17 November 2019. [day]


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar