Rabu, 19 Februari 2020 | 06:31 WIB
Tim Putra Indonesia Rajai Bulu Tangkis Asia Tenggara
Rabu, 4 Desember 2019 | 16:52 WIB
Tim Putra Indonesia Rajai Bulu Tangkis Asia Tenggara - [ist]

Skalanews - Tim beregu putra Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang pada SEA Games 2019 yang berlangsung di Filipina.

Jonatan Christie dan kawan-kawan sukses merebut medali emas ke-14 buat Indonesia setelah mengalahkan Malaysia 3-1 di final.

"Medali emas sesuai target kami untuk mempertahankan gelar di beregu putra. Penampilan atlet-atlet juga cukup baik, hanya Fajar/Rian yang kurang baik performanya," ujar Susy Susanti, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rabu (4/12).

Capaian ini sekaligus memastikan ketangguhan tim beregu putra Indonesia di Asia Tenggara. Medali emas beregu putra tercatat selalu pulang ke Indonesia dalam 12 tahun terakhir. Sejak SEA Games 2007 di Thailand, beregu putra menduduki podium tertinggi. Kecuali 2013, karena pada SEA Games 2013 di Myanmar, nomor beregu bulu tangkis tidak dipertandingkan.

Final melawan Malaysia, poin pertama Indonesia direbut oleh Jonatan Christie yang mengalahkan Lee Zii Jia. Jonatan menang dua game langsung dengan skor 21-9, 21-17. Namun di partai kedua, Indonesia harus tertahan imbang 1-1, karena Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengalami kekalahan. Fajar/Rian kalah dari Aaron Chia Teng Fong/Soh Wooi Yik dengan 17-21, 13-21.

Anthony Sinisuka Ginting kemudian tampil sebagai penyelamat tim di partai ketiga. Ia menang dari Soong Joo Ven, dan mempersembahkan poin kedua buat Indonesia.

Kemenangan Indonesia kemudian dipastikan lewat pasangan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf yang main di partai keempat. Wahyu/Ade menang  21-16, 21-19 dari Ong Yew Sin/Teo Ee Yi.

Sebelum bertolak ke Manila, tim beregu putra sempat beberapa kali mengalami perubahan. Nama Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin yang semula dipasang, akhirnya digantikan Anthony Sinisuka Ginting.

Susy mengatakan hal ini merupakan bagian dari strategi tim untuk mempertahankan medali emas beregu putra Indonesia. “Betul, karena kami ingin memastikan emas dulu untuk beregu dengan masuknya Ginting. Sesuai perhitungan kami ambil dua poin dulu untuk tunggal. Tinggal kami cari satu poin lagi, bisa dari ganda atau pertahanan terakhir di tunggal terakhir,” jelas Susy.

Usai pertandingan beregu, tim Indonesia kini bersiap untuk menyelesaikan misinya di nomor perorangan. SEA Games 2019 nomor perorangan akan berlangsung mulai Kamis(5/12) di Muntinlupa Sports Complex, Filipina. [day]


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar