Selasa, 7 April 2020 | 21:49 WIB
Eng Hian: Tak Ada Perombakan Pasangan di Ganda Putri
Rabu, 12 Februari 2020 | 07:02 WIB
Eng Hian - [badminton indonesia]

Skalanews - Sektor ganda masih menjadi andalan tim putri Indonesia. Pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang kini duduk di peringkat delapan dunia, menjadi wakil terkuat di tim putri Indonesia. Sedangkan di sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung jadi ujung tombak.

Tim putri Indonesia tengah berupaya untuk mengamankan posisi menuju putaran final Piala Uber 2020 di Denmark, Mei mendatang. Di penyisihan grup Y Badminton Asia Team Championships yang merupakan kualifikasi zona Asia menuju Piala Thomas dan Uber, tim Indonesia mesti melewati rintangan dari Thailand dan Filipina jika ingin menjadi juara grup Y. Posisi juara grup Y akan memudahkan jalan Indonesia menuju semifinal.

Kepala Pelatih Ganda Putri PP PBSI, Eng Hian, mengatakan kemungkinan tak akan merombak pasangan seperti yang biasa dilakukan sebelumnya di turnamen beregu. Selain Greysia/Apriyani, tim ganda putri Indonesia juga diperkuat Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.

"Sepertinya tidak ada perombakan selama di sini karena tujuan utamanya mau mengamankan posisi tim untuk ke putaran final nanti," ujar Eng di Manila, Filipina, Selasa (11/2).

"Penurunan pemain tergantung kebutuhan tim. Kalau lawannya belum berat, kemungkinan Greysia/Apriyani tidak turun, akan kasih kesempatan ke Fadia/Ribka dan Ketut/Tania," tambahnya.

Eng juga berharap penampilan Fadia/Ribka bisa lebih baik dibanding di SEA Games 2019. Dalam laga melawan Thailand di final SEA Games 2019, Fadia/Ribka dikalahkan Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong, dengan skor 8-21, 17-21.

"Hasil evaluasi di SEA Games itu mereka tidak bisa bermain dengan normal karena merasa ada pressure, semoga di sini bisa main lebih baik dan bisa menyumbang poin untuk tim," ungkap Eng soal Fadia/Ribka.

Tim putri Indonesia akan lebih dulu berhadapan dengan tim Filipina pada Rabu (12/2) pukul 10.00 waktu Manila. Dilanjutkan dengan pertandingan melawan Thailand pada esok harinya, Kamis (13/2), pukul 10.00 waktu Manila. (day)


  
  
KOMENTAR:
Nama
Email
Komentar