Sabtu, 18 Januari 2020 | 01:49 WIB
BEI Cermati Aktivitas Saham BGTG dan BBHI
Kamis, 27 April 2017 | 05:07 WIB
ilustrasi -

Skalanews - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan bahwa aktivitas transaksi atas saham dua perusahaan tercatat atau emiten di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (26/4) mengemukakan saham dimaksud yakni PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) dan PT Bank Harda International Tbk (BBHI).

"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham BGTG dan BBHI itu perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham itu," katanya.

Ia memaparkan bahwa informasi terakhir yang dipublikasikan oleh Bank Ganesha Tbk yakni pada 11 April 2016 mengenai pemindahan alamat (relokasi) kantor cabang pembantu, sementara Bank Harda International Tbk menyampaikan informasi pada 7 April 2017 penggunaan dana hasil penawaran umum (IPO).

Irvan menambahkan bahwa BEI mengharapkan agar investor dapat memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, serta mencermati kinerja dan keterbukaan informasinya.

Selain itu, lanjut dia, investor juga diharapkan mengkaji kembali rencana aksi korporasi perseroan apabila rencana itu belum mendapatkan persetujuan dari rapat umum pemegang saham (RUPS).

"Lalu, mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi," katanya.

Ia menyampaikan bahwa pengumunan UMA itu tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. (bus/antara)