Selasa, 22 Oktober 2019 | 08:00 WIB
Permen ESDM No. 37 Mengarah Monopoli BUMN Tertentu
Jumat, 13 November 2015 | 22:28 WIB
ilustrasi - [ist]

Skalanews - Keluarnya Peraturan Menteri (Permen) ESDM nomor 37/2015 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penetapan Alokasi dan Pemanfaatan serta Harga Gas Bumi dinilai hanya untuk menguntungkan BUMN tertentu saja.

Dikatakan Pengamat industri gas, Hari Karyuliarto harusnya peran swasta dan BUMN dikombinasikan, dan bukannya dikeluarkan Permen yang justru mengebiri peran swasta.

"Nah, ini Permen 37 ini mengarah pada monopoli BUMN tertentu. Dan BUMN tertentu itu bukan Pertamina dan Pertagas gitu, artinya bukan 100 persen milik negara. Kalau 100 persen itu masih mending," cetus Hari ketika dihubungi skalanews, Jakarta, Jumat (13/11).

Kembali ditegaskan Hari yang pernah menjabat sebagai Direktur Gas Pertamina ini, mengungkapkan Permen yang diteken oleh Menteri Sudirman Said pada 13 Oktober 2015 itu selain menghambat investasi juga akan berimbas pada masyarakat.

"Imbasnya akses masyarakat terhadap sumber daya gas akan terhambat. Jadi masyarakat dipaksa akan menggunakan atau mengkonsumsi minyak terus tidak pernah dikonversikan dengan cepat ke penggunaan sumber daya gas," pungkasnya. (frida astuti/bus)