Rabu, 23 Oktober 2019 | 01:47 WIB
Pengamat: Permen ESDM No. 37/2015 Harus Direvisi!
Sabtu, 14 November 2015 | 07:09 WIB
Hari Karyuliarto - [otosport]

Skalanews - Pengamat industri gas, Hari Karyuliarto meminta agar Peraturan Menteri (Permen) ESDM nomor 37/2015 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penetapan Alokasi dan Pemanfaatan serta Harga Gas Bumi agar direvisi.

Pasalnya, kata Hari ketika dihubungi skalanews, Jumat (13/11) bahwa Permen tersebut bertentangan dengan harapan Presiden Joko Widodo agar pihak swasta untuk meningkatkan investasi demi mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Permen ini jelas tidak mendukung kebijakan pemerintah sendiri. Seperti statement pak Presiden kan kita tahu bangsa kita membutuhkan investasi, ini justru menghambat investasi," cetusnya.

Permen yang diteken Menteri Sudirman Said pada 13 Oktober 2015 itu, dinilai sebagai bentuk monopoli yang dilakukan oleh BUMN tertentu, dan hanya memberikan ruang kecil bagi swasta.

Oleh itu Hari yang pernah menjabat sebagai Direktur Gas Pertamina itu meminta agar Permen itu direvisi.

"Direvisi kebijakan tentang alokasi gas dan kebijakan tentang penjualan ke end buyer. Itu harus direvisi," tutupnya. (frida astuti/bus)