Kamis, 20 Februari 2020 | 10:02 WIB
Timur Tengah Bergejolak, Menteri BUMN Waspadai Lonjakan Harga Minyak
Minggu, 5 Januari 2020 | 21:10 WIB
-

Skalanews - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi lonjakan harga minyak terlebih kondisi geopolitik Timur Tengah tengah bergejolak.

Diketahui Amerika Serikat (AS) melayangkan serangan udara terhadap ke milisi Irak yang diklaim mendapatkan dukungan dari Iran.

"Ya memang itu yang diminta Pak Jokowi kan kita harus selalu antisipasi. Karena yang namanya ekonomi dunia adalah sesuatu yang fluktuatif dan tidak bisa diprediksi pasti akan juga berdampak pada RI terutama di harga minyak," kata Menteri Erick Thohir di Tangerang, Minggu (5/1).

Dipaparkan Erick, salah satu antisipasi pemerintah saat harga minyak mentah dunia meningkat adalah dengan B30 yang bisa menekan impor. Serta mulai melakukan tender dengan perusahaan minyak asal AS dengan memangkas peran trader.

"Tanpa tender kita bisa cut margin-margin yang tidak perlu. Salah satunya kita tender dengan AS, harganya jelas lebih murah USD5 hingga USD6 yang selama ini tidak pernah dilakukan. Ini langsung ke perusahaan total, tidak ada perantara," pungkasnya. (Frida Astuti/Bus)