Selasa, 22 Oktober 2019 | 08:08 WIB
Kinerja Perbankan Sulsel di atas Nasional
Jumat, 22 Januari 2016 | 18:37 WIB
Ilustrasi - [skalanews]

Skalanews - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah VI Sulawesi Maluku dan Papua (Sulampua) Bambang Kiswono menyatakan, kinerja perbankan di Sulawesi Selatan (Sulsel) berada di atas rata-rata kinerja perbankan nasional.

"Aset perbankan Sulsel mencapai Rp113,9 triliun. Tumbuh 12,64 persen hingga November 2015. Pertumbuhan aset ini lebih tinggi dari pertumbuhan aset perbankan nasional, yang berada pada angka 9,66 persen," kata Bambang, saat memaparkan perkembangan perbankan Sulsel kepada Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Jumat (22/1).

Pertumbuhan aset perbankan Sulsel ini, kata dia, berada pada urutan ke delapan dari 33 provinsi.

Dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun oleh perbankan Sulsel pun, tumbuh signifikan per November 2015. Jumlah DPK yang dihimpun mencapai Rp73,36 triliun, tumbuh 11,23 persen hingga November 2015.

"Pertumbuhan ini, juga lebih tinggi dari pertumbuhan DPK nasional yang hanya 7,87 persen," ujarnya.

Sementara dari sisi penyaluran kredit, total penyaluran kredit perbankan Sulsel mencapai Rp91,29 triliun. Tumbuh 11,73 persen per November 2015, --lebih tinggi dari pada rata-rata pertumbuhan penyaluran kredit perbankan nasional yang hanya tumbuh 9,53 persen.

"Penyaluran kredit ini, didominasi oleh kredit produktif yang mencapai Rp52,81 triliun, dengan pangsa pasar 57,85 persen," jelas Bambang.

Sedangkan untuk kredit UMKM, perbankan Sulsel menyalurkan Rp28,7 triliun, tumbuh 7,40 persen hingga November 2015. Meningkat tipis dari pertumbuhan kredit UMKM Sulsel 2014, yang tercatat tumbuh 7,21 persen.

"Total laba bersih di Sulsel mencapai Rp4,3 triliun," imbuhnya.

Perkembangan kinerja perbankan Sulsel ini, ditanggapi positif oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.

Melihat kinerja positif di sepanjang tahun 2015 ini, Gubernur berharap, akselerasi pertumbuhan ekonomi di tahun 2016 juga semakin baik.

"Artinya, akselerasi ekonomi kita di Sulsel yang menggunakan jasa lembaga perbankan, peningkatannya sangat signifikan. Dengan kinerja seperti ini, apabila dijaga dengan baik maka akselerasi di tahun 2016 akan lebih meningkat lagi, dibandingkan apa yang dicapai 2015," kata Syahrul. (ant/tat)