Minggu, 22 September 2019 | 15:22 WIB
Selasa Pagi Rupiah Menguat jadi Rp14.028
Selasa, 10 September 2019 | 12:01 WIB
-

Skalanews - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Selasa (10/9) pagi bergerak menguat tujuh poin atau 0,05 persen menjadi Rp14.028 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.035 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, mengatakan sentimen meningkatnya harga minyak kemungkinan bersifat temporer karena pelaku pasar masih mengkhawatirkan potensi resesi global.

"Resesi akan membuat permintaan energi turun. Untuk menjaga harga, maka produksi juga harus turun," ujar Lana.

Dari eksternal, harga minyak mentah naik tajam kemarin karena pernyataan Menteri Perminyakan Arab Saudi yang akan melanjutkan pemangkasan produksi sebagaimana kebijakan OPEC dan produsen minyak dunia yang lain.

Kenaikan harga minyak mentah ini juga didukung dengan pernyataan AS yang akan mengenakan sanksi bagi siapa saja yang melakukan transaksi minyak dengan Iran.

Harga jenis WTI naik 2,2 persen menjadi 57,8 dolar AS per barel dan jenis Brent naik 1,7 persen menjadi 62,47 dolar AS per barel. Kenaikan harga ini merupakan yang tertinggi sejak Juli 2019.

Lana memprediksi rupiah pada hari ini akan bergerak melemah di kisaran Rp14.050 per dolar AS hingga Rp14.080 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa ini menunjukkan rupiah menguat menjadi Rp14.031 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.1092 per dolar AS.(ant/dbs)