Kamis, 21 Maret 2019 | 02:37 WIB
GE Indonesia Incar Subkontraktor di Blok Masela
Kamis, 15 Juni 2017 | 07:43 WIB
ilustrasi -

Skalanews - CEO General Electric Indonesia, Handry Satriago menegaskan bahwa pihaknya tidak mengincar untuk menjadi kontraktor utama dalam proyek Blok Masela. Karena secara bisnis perusahaannya hanya menyediakan teknologinya.

"Kita ini memproduksi barang-barang untuk pertambangan seperti turbo dinamic, pompa hidrolik jadi siapapun yang jadi main kontraktornya kita siap suplai teknologinya," ujarnya saat ditemui wartawan usai seminar tentang Future Leader di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (14/6).

Hal senada pun juga diungkapkan oleh President Director at GE Oil and Gas Indonesia, Iwan Chandra yang menyebutkan bahwa bisnis intinya menyediakan teknologi untuk pengeboran minyak dan gas baik secara offshore maupun onshore.

"Yah kita lebih support terutama dalam LNGnya," jelasnya.

Iwan pun menambahkan, sampai saat ini pihak main kontraktor Blok Masela masih melakukan survei market. "Mereka sekarang sedang survei market begitu juga dengan pengeboran barunya. Tentu kita siap untuk menyuplai teknologinya," jelasnya.

GE Oil and Gas Indonesia memang telah lama bermain di proyek-proyek kilang LNG. GE sendiri sudah masuk dalam proyek LNG Arun, LNG Badak, LNG Tangguh Train III, LNG Donggi Senoro. Untuk di proyek hulu migas, Iwan bilang GE telah masuk di proyek IDD yang dioperatori oleh Chevron. (Bisma Rizal/bus)