Rabu, 20 Juni 2018 | 01:12 WIB
BPD Bali Jadwalkan Pendaftaran Calon Direksi
Sabtu, 13 Januari 2018 | 01:19 WIB
BPD Bali - bpdbali.co.id

Skalanews - PT Bank Pembangunan Daerah Bali menjadwalkan pendaftaran calon direksi yang dibuka 15-19 Januari 2018 untuk mengisi posisi strategis setelah hampir dua bulan lowong.

"Calon direksi yang mendaftar diharapkan memiliki komitmen, visi dan misi strategis terhadap persoalan yang terjadi di lapangan saat ini," kata Dewan Komisaris Bank BPD Bali I Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa di Denpasar, Jumat (12/1).

Menurut dia, tantangan saat ini yakni menyangkut dampak erupsi Gunung Agung dan antisipasi menghadapi situasi ekonomi yang lesu.

Dia menjelaskan hal tersebut merupakan syarat tambahan yang sebelumnya dibahas dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) Luar Biasa di Denpasar pada Kamis (11/1).

Syarat lain, ucap dia, di antaranya menyangkut kelengkapan administrasi untuk kemudian menjalani seleksi lanjutan meliputi integritas, kompetensi dan reputasi keuangan yang juga menjadi syarat penting.

Menurut Putra Perbawa, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan calon direksi tidak boleh memiliki persoalan hukum dan merupakan SDM yang berkarir di dalam atau masih muda dan mempunyai inovasi untuk perkembangan BPD Bali.

Sebelumnya ada 17 nama sisa pelamar yang akan dipilih dan diseleksi menjadi 10 orang yang akan diajukan ke OJK.

Setelah mengantongi 10 nama calon direksi, nama tersebut akan diajukan ke OJK pada 21 Februari dan OJK memiliki waktu maksimal 30 hari untuk memberikan keputusan jajaran direksi.

Mereka akan dipilih melalui uji kepatutan dan kelayakan oleh OJK untuk menduduki lima posisi direksi.

Sementara itu Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional Bali dan Nusa Tenggara Hizbullah mengharapkan kekosongan jajaran direksi di BPD Bali segera terisi dalam waktu dekat untuk menjalankan roda kinerja perbankan itu.

"Jangan sampai kekosongan direksi terlalu lama," kata Hizbullah.

Pihaknya berharap figur yang nantinya duduk di jajaran direksi itu dapat diajukan segera karena jika terlalu lama terjadi kekosongan maka dapat mempengaruhi kinerja bank khususnya menyangkut kebijakan strategis.(ant/dbs)


  
  
Berita Terkait: