Minggu, 26 Januari 2020 | 23:12 WIB
Home > Hukum >
Bareskrim Kaji Laporan Dugaan Pemalsuan Dokumen Izin Terbang
Rabu, 3 Februari 2016 | 14:45 WIB
(ilustrasi) - [Skalanews]

Skalanews - Mabes Polri membenarkan adanya laporan dugaan pemalsuan dokumen izin terbang. Laporan itu dilayangkan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Selasa (2/2) kemarin.

"Saat ini masih dikaji di Binops (Pembinaan Operasional) Bareskrim. Laporan sudah masuk, sedang dipelajari untuk menentukan langkah proses penyelidikan lebih lanjut," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Suharsono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/2)

Terlapor dalam kasus ini adalah Flight Operator Officer PT Airfast berinisial MT. Terlapor diduga memalsukan dokumen persetujuan terbang sebagaimana Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen.

"Jadi laporan Kementrian Perhubungan ini berdasarkan laporan dari Kepala Kantor Otoritas Bandara wilayah 4 Bali, 26 Januari," tutupnya. (Frida Astuti)