Kamis, 18 Juli 2019 | 21:02 WIB
Home > Hukum >
Terbukti Lakukan Penganiayaan, Bahar Smith Divonis Tiga Tahun Bui
Selasa, 9 Juli 2019 | 14:24 WIB
Habib Bahar bin Smith - [ist]

Skalanews -Pendiri Majelis Pembela Rasulullah, Bahar bin Smith divonis tiga tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat.

Bahar Smith dinyatakan terbukti bersalah melakukan penganiayaan terhadap dua remaja yakni Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zaki.

"Mengadili, menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara denda Rp 50 juta dengan ketentuan bila tidak dibayar diganti kurungan satu bulan," kata Majelis Hakim Edison saat membacakan putusan di PN Bandung yang digelar di gedung Arsip dan Perpustakaan, Kota Bandung, Selasa (9/7).

Hakim meyakini Bahar terbukti bersalah sesuai pasal Pasal 333 ayat (2) KUHPidana dan atau Pasal 170 ayat (2) dan Pasal 80 ayat (2) Jo Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Putusan hakim tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 6 tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider 3 bulan penjara.

Penganiayaan dilakukan dilakukan Bahar Smith di Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin milik Bahar, di kawasan Bogor, Jawa Barat, pada Desember 2018.

Penganiayaan dipicu karena kedua korban menirukan "gaya" Bahar Smith sedang ceramah lalu menyebarkan ke media sosial. (Frida Astuti/Bus)