Selasa, 19 November 2019 | 05:07 WIB
Home > Hukum >
Beri Pisau ke Anak, Hukuman Penusuk Wiranto Diperberat
Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:17 WIB
Pelaku Penusukan Wiranto - ist

Skalanews - Polri akan memperberat hukuman terhadap terduga teroris Syahril Alamsyah alias Abu Rara, yang juga pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan hukuman Abu Rara akan diperberat, lantaran menyuruh anaknya yang masih di bawah umur untuk melakukan aksi teror.

Di saat Abu Rara menyerang Wiranto di Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, 10 Oktober 2019, ternyata yang bersangkutan juga memberikan sebuah pisau ke anaknya untuk menyerang polisi.

"Kepada terduga Abu Rara dikenakan sanksi pidana jauh lebih berat," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (17/10).

"Ditambah sepertiga hukuman UU Nomor 5, karena pengaruhi anak di bawah umur melakukan serangan," sambungnya lagi.

Hukuman Abu Rara diperberat mengacu pada Undang-undang (UU) Nomor 5 Tahun 2018 Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Menjadi Undang-Undang.

Dirinci Dedi, Abu Rara sempat memberikan sebilah pisau kepada anaknya untuk menyerang aparat kepolisian. Dengan demikian, total ada tiga pisau yang dimiliki Abu Rara, dua digunakan olehnya untuk menyerang Wiranto, satunya diberikan ke anaknya.

"Pisau yang digunakan diperiksa labfor untuk memastikan sampel DNA," pungkasnya. (Frida Astuti/Bus)