Senin, 18 November 2019 | 11:22 WIB
Home > Hukum >
Laporkan Ade Armando Karena Buat Meme 'Joker' Anies, Fahira Idris Diperiksa
Jumat, 8 November 2019 | 18:14 WIB
meme joker anies - ist

Skalanews - Anggota DPD RI, Fahira Idris pada hari ini, Jumat (8/11) diperiksa penyidik Dirkrimsus Polda Metro Jaya atas laporannya terkait kasus meme "Joker" di wajah Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dengan terlapor Ade Armando.

Usai diperiksa, Fahira Idris mengaku dicecar 13 pertanyaan oleh penyidik.

"Pertanyaan-pertanyaan masih yang mendasar ya seperti misalnya apakah saya sehat, apakah benar melaporkan ke sini dan apa alasannya, bagaimana kronologinya, apa bukti-buktinya, sebetulnya pertanyaannya masih belum ada yang terlalu aneh-aneh menurut saya, masih mendasar," kata Fahira.

Fahira melaporkan Ade Armando dengan pasal 32 Ayat 1 Jo Pasal 48 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Laporan tersebut teregister dalam nomor laporan LP/7057/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus, tanggal 1 November 2019.

Ditegaskan Fahira, dirinya melaporkan Ade merupakan insiatif sendiri dan bukan karena Anies Baswedan ataupun ada dorongan dari pihak lain.

"Sejak awal saya bilang saya melaporkan ini bukan karena Bapak Anies, bukan untuk Bapak Anies, tidak mendapatkan kuasa dari Pak Anies, tidak mendapat kuasa dari Pemprov (DKI Jakarta)," tegasnya.

Alasan Fahira melaporkan Ade Armando, yang merupakan salah satu dosen Universitas Indonesia (UI) itu, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial.

"Foto (yang diunggah) di Facebook milik Ade Armando adalah potret Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang merupakan dokumen milik Pemprov DKI atau milik publik, yang diduga diubah menjadi foto seperti (tokoh) Joker," pungkasnya. (Frida Astuti/Bus)