Sabtu, 7 Desember 2019 | 10:33 WIB
Home > Hukum >
Dinilai Rendahkan Nabi Muhammad, Gus Muwafiq Dipolisikan
Selasa, 3 Desember 2019 | 14:54 WIB
Front Pembela Islam (FPI) - [ist]

Skalanews - Front Pembela Islam (FPI) melaporkan penceramah Ahmad Muwafiq ke Bareskrim Polri. Tokoh yang akrab disapa Gus Muwafiq itu dilaporkan karena dinilai telah merendahkan Nabi Muhammad SAW.

Gus Muwafiq dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh perwakilan DPP FPI bernama Amir Hasanudin melalui kuasa hukumnya, Azis Yanuar.

"Kita mau melaporkan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Muwafiq` beberapa waktu lalu. Itu termasuk dalam penghinaan islam dan kita sangat marah," kata Azis di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/12).

Dalam ceramahnya di Purwodadi belum lama ini, Muwafiq bercerita soal masa kecil Rasulullah. Dia tidak sependapat bila Muhammad digambarkan sebagai sosok yang berlebih-lebihan ketika kecil.

"Sekarang ini digambarkan nabi lahir itu seperti ini, seperti ini. Nabi lahir biasa saja, nggak usah tiba-tiba dibuat bersinar. Kalau bersinar ketahuan, dipotong sama temannya Abrahah. Ada yang menceritakan, nabi lahir bersinar sampai langit. Kalau begitu ya dicari orang Yahudi, dibunuh. Biasa saja, lahir. Masa kecilnya rebes, ikut mbah. Anak kecil itu kalau ikut mbah pasti tidak terlalu terurus, di mana-mana. Mbah itu di mana saja kalau mengurusi anak kecil itu tidak bisa," kata Muwafiq dalam ceramahnya yang tersebar di Youtube.

Pelapor menilai apa yang diucapkan Gus Muwafiq dengan menggunakan bahasa Jawa yang maknanya menyebut Nabi Muhammad SAW bersifat dekil dan kotor.

"Dalam bahasa jawa itu ada kalimat "merembes". Itu maknanya banyak. Bahwa Rasullulah itu sifatnya dekil, kotor, jadi sifat-sifat yang tidak enak buat kita," paparnya.

"Kok bisa dikatakan dekil, umbelen, terus tidak terurus oleh kakeknya," sambungnya.

Dalam laporan ini, sejumlah barang bukti juga disertakan seperti rekaman full dan potongan ucapan yang diduga menistakan Nabi Muhammad SAW. (Frida Astuti/Bus)