Sabtu, 7 Desember 2019 | 10:57 WIB
Home > Hukum >
Sahroni Nilai Lelang Jabatan Kajari-kajati Dorong Profesionalisme Kejaksaan
Selasa, 3 Desember 2019 | 22:10 WIB
ahmad sahroni - ist

Skalanews - Langkah Jaksa Agung ST Burhanuddin mengadakan program lelang untuk jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) seluruh Indonesia menuai sambutan positif dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

Politisi NasDem itu menilai lelang jabatan merupakan langkah progresif yang bertujuan membangun profesionalisme Institusi Kejaksaan Agung ke depan.

Dikatakan Sahroni upaya tersebut akan menciptakan kompetisi sehat bagi setiap individu jaksa yang memiliki kompetensi dalam membangun Kejagung mulai dari tingkat Kejari dan Kejati.

"Saya rasa itu sebuah terobosan besar dalam membuka ruang profesionalisme bagi para jaksa dalam membangun karir mereka secara individu maupun kelembagaan," kata Sahroni kepada wartawan, Selasa (3/12).

Dengan lelang tersebut, Jaksa Agung sebagai pimpinan dapat mengetahui secara langsung kompetensi maupun integritas calon-calon Kajari dan Kajati yang akan membantunya membangun kejaksaan minimal untuk lima tahun ke depan.

"Lewat proses lelang jabatan tersebut Jaksa Agung sangat terbantu menyeleksi kualitas sumber daya manusia yang dimiliki jajarannya yang nota bene lepas dari unsur korupsi, kolusi dan nepotisme," sambungnya.

Menurut Sahroni, hasil dari proses lelang jabatan ini nantinya mampu semakin menghadirkan kepercayaan publik pada kinerja kejaksaan.

Oleh itu Jaksa Agung diminta mengawasi secara ketat pelaksanaan visi misi para kajari dan kajati terpilih tak menyimpang dari visi misi kejaksaan secara kelembagaan.

"Jangan sampai kesempatan besar ini disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun kroninya. Besar harapan kita sistem lelang jabatan ini akan memperkuat kejaksaan di mata masyarakat," pungkasnya.

Seperti diketahui Jaksa Agung menyatakan pihaknya akan menggelar lelang jabatan untuk posisi kajari dan kajati yang dimulai dari kejaksaan di wilayah DKI sebagai pilot project. Hal ini diungkap Jaksa Adung dalam Rapat Kerja Nasional Kejaksaan Agung RI 2019 di Hotel Yasmin, Cipanas, Puncak, Cianjur, Selasa (3/12).

Uji publik lelang jabatan tersebut akan digelar di Jakarta pada 16 Desember mendatang. Para calon itu nantinya akan diuji kemampuannya, yang layak dan terpilih akan menduduki jabatan tersebut.

"Lelang jabatan syaratnya tentu jaksa. Jika dari instansi lain mau ngikut boleh asalkan jaksa dan memenuhi kriteria," jelas Burhanuddin. (Frida Astuti/Bus)