Jumat, 24 Januari 2020 | 05:21 WIB
Home > Hukum >
Istana Apresiasi Penetapan Tersangka Kasus Jiwasraya
Rabu, 15 Januari 2020 | 11:55 WIB
Fadjroel Rahman -

Skalanews - Pihak istana mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang menetapkan lima tersangka kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rahman menyebut penegakan hukum di Tanah Air harus dilakukan tanpa pandang bulu.

"Penegakan hukum tanpa pandang bulu ini sesuai dengan prinsip politik hukum Presiden Joko Widodo bahwa hukum harus ditegakkan setegak-tegaknya karena Republik Indonesia adalah negara hukum bukan negara kekuasaan," kata Fadjroel, dalam keterangannya, Rabu (15/1).

Disebut Fadjroel, Pemerintah punya kepentingan pada penegakan hukum kasus ini. Khususnya terkait proses pengembalian dana nasabah Jiwasraya yang gagal dibayarkan.

"Terhadap kepentingan masyarakat yang terkait dengan kerugian finansial, arahan Presiden kepada menteri BUMN dan menteri keuangan agar dipertimbangkan langkah-langkah terukur memenuhi penyelamatan dana nasabah," pungkasnya.

Penyidik Pidana Khusus menetapkan lima tersangka dalam kasus ini.

Mereka yakni mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya; Hary Prasetyo, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Heru Hidayat; dan Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro.

Para tersangka juga sudah dilakukan penahanan usai menjalani pemeriksaa pada Rabu (15/1) malam. (Frida Astuti/Bus)