Minggu, 23 Februari 2020 | 04:50 WIB
Home > Hukum >
Jaksa Dakwa Eks Menpora Imam Nahrawi Terima Suap Rp 11,5 Miliar
Jumat, 14 Februari 2020 | 14:55 WIB
-

Skalanews - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi menerima suap sebesar Rp11.500.000.000,00 atau Rp11,5 miliar.

Imam Nahrawi didakwa menerima suap bersama-sama dengan Asisten Pribadinya (Aspri), Miftahul Ulum.

"Terdakwa bersama-sama dengan Miftahul Ulum telah menerima hadiah berupa uang seluruhnya sejumlah Rp11.500.000.000,00," kata Jaksa KPK, Ronald Ferdinand Worotikan saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (14/2).

Jaksa menyebut uang tersebut berasal dari mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Endung Fuad Hamidy dan bekas Bendahara Umum KONI, Johnny E Awuy.

Uang itu diberikan untuk memuluskan proses persetujuan dan pencairan bantuan dana hibah dari pemerintah.

"Patut menduga bahwa hadiah tersebut diberikan untuk mempercepat proses persetujuan dan pencairan bantuan dana hibah yang diajukan oleh KONI Pusat kepada Kemenpora RI tahun kegiatan 2018," sambungnya.

Adapun dua proposal kegiatan yang diajukan KONI yakni pelaksanaan tugas pengawasan dan pendampingan program peningkatan prestasi olahraga nasional pada multi event 18th Asian Games 2018 dan 3rd Asian Para Games 2018.

Kedua, terkait proposal dukungan KONI pusat dalam rangka pengawasan dan pendampingan seleksi calon atlet dan pelatih atlet berprestasi tahun kegiatan 2018.

Atas perbuatannya, Imam didakwa melanggar Pasal 12 huruf a juncto Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (Frida Astuti/Bus)